Detik-detik Menegangkan Banser Sahrani Duel dengan 2 Pencuri

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, TABALONG — Seorang anggota Banser bernama Sahrani, berani melawan dua pencuri yang menyatroni rumahnya di Desa Banua Lawas, Kabupaten Tabalong, Kalsel.

Meski berhasil menggagalkan aksi dua pencuri, Sahrani mengalami luka–luka dan dibawa warga sekitar ke rumah sakit.

Sahrani menceritakan kronologis kejadian yang dialaminya. Saat itu, Sabtu (4/8), dirinya sedang berwudhu.

Dia kaget saat melihat pintu depan rumahnya terbuka. Saat mendekat ke arah pintu, ternyata ada dua orang pria yang masuk.

Tanpa berpikir panjang, Sahrani langsung memukul seorang pelaku hingga tersungkur. Gerak cepat, Sahrani kembali memukul pelaku lainnya yang kemudian langsung kabur.

Pencuri yang sempat tersungkur bangkit lagi. Terjadilah aksi duel antara Sahrani dan pencuri itu. Tak disangka pelaku mengeluarkan pisau dan membuat Sahrani terluka di bagian tangan kanan dan punggung. Meski mengalami luka, Sahrani masih tetap melawan.

Pria yang menguasai ilmu beladiri kuntau ini akhirnya kemudian berhasil membuat si pencuri ketakuan, hingga akhirnya kabur ke kebun karet yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Jokowi Ngaku Malu Headline Media Malaysia Soal Jerebu

Dalam Keterbatasan, Satgas TMMD Masih Perhatikan Warga Kurang Mampu

Tahlil Menggema Iringi Jenazah KH Maimun Zubair

PSM Makassar vs Persija: Kans Pesta Juara Sore Ini

Pemasok Narkoba Nunung Ditangkap, 450 Gram Disita

Setelah ditinggalkan para pencuri, Sahrani akhirnya berteriak minta tolong. “Oleh warga saya dibawa ke rumah sakit H Boejasin Pelaihari untuk mendapatkan perawatan sementara,” jelas anggota banser Sahrani ini.

Malangnya, seorang warga lain bernama Suwarni menjadi korban pelaku yang kabur ke kebun karet. Suwarni yang sedang menoreh pohon karet dibacok. Beruntung dia karena sempat melarikan diri.

Sahrani berharap pelaku segera untuk ditangkap oleh aparat kepolisian terlebih dahulu, karena warga setempat ternyata telah mengetahui identitas pencuri itu. Pelaku disebut-sebut mengalami gangguan jiwa.

“Gangguan jiwa yang dibuat-buat, bukan gila sebenarnya, karena mana mungkin gangguan jiwa mencuri dan membawa pisau,” cetusnya dengan nada marah.

Polsek Takisung sendiri masih melakukan pengejaran terhadap pelaku berinisial IN itu. Hal ini disampaikan Kapolsek Takisung Iptu Wasito kepada Radar Banjarmasin, Senin (5/8).

“Ya kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku,” terangnya yang mengaku secara resmi belum menerima laporan dari para korban. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...