Final Piala Indonesia, Polres Maros Kerahkan 125 Personelnya dan di Makassar Digelar Dialog PSM Juara

0 Komentar

FAJAR.CO.ID,MAROS–Kepolisian Resort (Polres) Maros mengerahkan 125 personelnya dalam pengamanan babak final Piala Indonesia yang akan mempertemukan PSM Makassar vs Persija Jakarta di di Stadion Gelora Andi Mattalatta, Selasa, 6 Agustus.

Kapolres Maros, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Yohanes Richard Andrians mengatakan pihaknya mengerahkan 125 personel untuk laga final piala Indonesia.”Kita siapkan 125 personel dalam pengamanan,” katanya.

Dia juga mengatakan personel yang dikerahkan merupakan gabungan sejumlah fungsi yang dimiliki Polres Maros, yakni Satuan Sabhara, Satlantas, Satreskrim, Intelkam dan fungsi lainnya.Olehnya itu dia berharap agar laga yang digelar ini bisa berjalan dengan lancar.

Sekadar diketahui, laga final leg kedua tesebut, sedianya digelar pada Minggu, 28 Juli lalu. Akan tetapi Persija memilih pulang ke Jakarta, dengan alasan keamanan.

Sementara itu, KNPI Makassar dan Komunitas Anak Muda Bisa Apa? Mengadakan dialog pemuda “PSM Juara, Wattunami Makassar Berjaya” di Roemah Kopiku Jln. Topaz Makassa, Senin (5/08/2019)

Mengangkat tema “Sportifitas” dalam budaya siri’na pacce. Menghadirkan narasumber Ir. H. Junaldi Monoarfa (Ketua Askot PSSI Makassar), DR Arqam Azikin (Fans Bola Indonesia, sekaligus pemerhati Sepakbola), DR Hasyim M.PD (Pengamat Sepakbola).

Tokoh pemuda Bung Christopher Aviary (Ketua KNPI Makassar), serta para pentolan suporter PSM Makassar seperti Bung Ocha (Presiden The Maczman), Dg. Uki (Panglima Laskar Ayam Jantan) dan Sul Dg. Kulle (Red Gank).

Dialog tersebut terbilang cukup menarik. Seperti yang diketahui, keinginan Masyarakat Makassar dan Sulsel pada umumnya agar PSM dapat menjadi juara karena PSM sudah sangat lama puasa gelar.

Para pecinta dan pengamat PSM yang hadir menyoroti keputusan sepihak yang diambil PSSI yang menunda pertandingan final ini.

“Semoga PSSI kedepan bisa lebih profesional..!!! karena menurut mereka keputusan itu sangat kontroversial dan aneh,” ujar Dg. Uki.

Tapi seperti yang bisa dilihat sikap masyarakat bola Makassar sangat dewasa bisa menerima dan tetap berharap PSM bisa menang pada pertandingan yang ditunda tanggal 6 Agustus esok.

“Kami berharap para Suporter bisa tertib dalam mendukung PSM di final nanti, kita harus saling menjaga, saatnya suporter PSM bersatu. Insya Allah kami akan menampilkan koreo terbaik dan tak henti bernyanyi sepanjang pertandingan,” tambahnya.

Anak muda bisa apa? Anak muda bisa menjaga PSM, anak muda Makassar bisa kreatif, dan anak Muda Makassar bisa saling menjaga. Jagaki’ PSM ta!,” tutup Sul Dg Kulle dari Red Gank.

Antusias masyarakat sangat besar dalam berdiskusi dengan Narasumber karena yang datang sangat padat. Turut hadir pula komunitas Suporter yang lain seperti Komunitas Dottoro Suporter (KDS) dan para pecinta PSM lainnya. (rin-aas)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...