Gula Rafinasi Palsu Sebanyak 600 Karung Dibongkar Polri

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Polri mengungkap kasus peredaran Gula Kristal Rafinasi (GKR) yang disalahgunakan untuk dijual ke tengah-tengah masyarakat sebagai gula kristal putih. Sebanyak 5 orang ditangkap dalam perkara ini. Komplotan ini biasa menjual GKR dengan harga Rp9 ribu per kilogram, sedangkan gula putih antara Rp12.500–Rp13.200 per kilogram. “Diolah kembali, dicampur dan dibungkus ulang sebagai gula kristal putih,” ucap Ketua Satgas Pangan Brigjen Pol Nico Afinta di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (5/8). Mereka yang ditangkap yakni E berperan sebagai Direktur PT BMM, H sebagai Direktur PT MWP, W sebagai pembeli di Kutoarjo, S sebagai pembuat gula putih palsu, dan A seorang distributor gula putih palsu. Semuanya telah ditetapkan tersangka dalam perkara ini. Dari penelusuran aparat, gula palsu ini dibuat di Purworejo, Jawa Tengah menggunakan merek PTPN X. Informasi ini didapat setelah diurutkan melalui jalur distribusi yang dilakukan para tersangka. Mereka memasarkan ke sejumlah pasar tradisional di Jawa tengah dan Jogjakarta. Dengan kemasan 1 – 50 kilogram. Pengungkapan kasus ini sendiri berawal dari informasi dari PTPN X dan Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Jawa Tengah dan Jogjakarta. Mereka menemukan banyak peredaran gula rafinasi menggunakan karung gula putih merek PTPN X di masyarakat. “Penyelidikan di Jawa Tengah dan Jogyakarta tiga pekan,” tegas Nico.
Kiai Maimun Zubair Dimakamkan di Ma’la, Dekat Gurunya PSK di Bawah Umur Bertarif Rp400 Ribu, Bisa Nego Rp100 Ribu
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan