Kenangan Jokowi di Kamar KH Maimun Zubair

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Presiden Joko Widodo punya kesan mendalam tentang ulama karismatik KH Maimun Zubair alias Mbah Moen yang meninggal dunia di Mekah, Arab Saudi, Selasa (6/8).

Presiden yang kondang dengan panggilan Jokowi itu terkenang saat mengunjungi Mbah Moen di Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang, Rembang, Jawa Tengah pada 1 Februari 2019.

“Saya ke rumah beliau di Pondok Pesantren Al Anwar Sarang itu sudah dua kali. Pas ke sana pasti diajak masuk ke kamar beliau,” ungkap Jokowi menjawab pertanyaan awak media tentang kesannya tentang Mbah Moen.

Jokowi juga terkenang saat melaksanakan salat Magrib berjemaah dengan Mbah Moen. “Dan terakhir waktu itu saya dengan Mbah Maimun juga salat jemaah Magrib di kamarnya beliau, beliau imami sendiri,” sambung mantan Wali Kota Solo itu.

Jelang kampanye putaran terakhir Pilpres 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 13 April 2019, Jokowi pernah diberi serban warna hijao oleh Mbah Moen. Mantan gubernur DKI itu pun mengaku memperoleh banyak pesan dari Mbah Moen.

“Waduh banyak sekali. Banyak sekali pesannya,” tuturnya.

KH Maimun Zubair alias Mbah Moen meninggal di Makkah, Arab Saudi, Selasa (6/8) pagi. Rencananya tokoh Nahdlatul Ulama dan politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu dimakamkan di Mekah.

Barack Obama Sindir Bahasa Rasis Donald Trump

Berhasil Kembangkan Bibit Padi Lokal, Lima Ahli Jepang Datangi Tana Toraja

Jokowi Ngaku Malu Headline Media Malaysia Soal Jerebu

Tahlil Menggema Iringi Jenazah KH Maimun Zubair

Detik-detik Menegangkan Banser Sahrani Duel dengan 2 Pencuri

Wafi Maimun Zubair, putra dari Maimun Zubair, mengatakan bahwa sang ayah akan dimakamkan di Tanah Suci. “Iya benar, dimakamkan di Mekah,” ujar ujar pria yang biasa disapa Gus Wafi, Selasa (6/8). Maimun Zubair yang biasa disapa Mbah Moen meninggal pada usia 90 tahun.

Gus Wafi mengatakan, pertimbangan keluarga memakamkan Mbah Moen di Mekah karena dekat dengan makam istri pertama Rasullullah Muhammad, Siti Khadijah, dan gurunya, Sayyid Muhammad. “Karena dekat dengan Siti Khodijah dengan Sayyid Muhammad gurunya,” katanya.

Pertimbangan lainnya, kata Gus Wafi, pemakaman Mbah Moen di Mekah juga atas permintaan dari Sayyid Ahmad Muhammad Al Maliki (cucu Mbah Moen). “Sayyid Ahmad juga memberikan arahan dimakamkan di Mekah,” ungkap Gus Wafi.  (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...