Pemkab Solok Selatan Setuju Pulihkan Hak drg Romi Syofpa

Selasa, 6 Agustus 2019 07:55

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pemkab Solok Selatan akhirnya memutuskan untuk mengembalikan hak drg Romi Syofpa Ismael sebagai calon yang lolos tes pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar).Hal itu diungkapkan dalam rapat koordinasi di Kantor Staf Presiden (KSP) kemarin (5/8). Itu sekaligus menindaklanjuti surat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).Rapat dihadiri Wagub Sumbar, Nasrul Abit dan Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria. Selain itu, ada perwakilan lintas kementerian dan lembaga. “Kami semua bekerja dan merespons masalah ini dengan cepat dan sepakat dokter Romi bisa menjadi PNS,” kata Deputi V KSP, Jaleswari Pramodhawardani yang memimpin rapat.Kasus Romi, jelas Jaleswari, terjadi karena Pemkab Solok Selatan salah menafsirkan definisi sehat jasmani dan rohani sebagai syarat menjadi PNS.Dia mengharapkan masalah itu menjadi pembelajaran bagi pemda lain. Dalam pertemuan tersebut ditekankan, penyandang disabilitas punya hak dan kesempatan yang sama seperti PNS lain.“Pemda, BUMD, dan BUMN wajib mempekerjakan penyandang disabilitas paling sedikit 2 persen,” kata Jaleswari mengingatkan.Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria mengakui kesalahan tafsir yang dia lakukan. Kini, setelah melakukan konsultasi ke pemerintah pusat, pihaknya setuju dan memutuskan untuk memulihkan hak Romi menjadi PNS di daerahnya.

Pemkab Soppeng Tanggung PBI JK Non Aktif, Siapkan Anggaran Rp400 JutaKITA BISA! Jadi Tuan Rumah yang Baik

Komentar


VIDEO TERKINI