PSK di Bawah Umur Bertarif Rp400 Ribu, Bisa Nego Rp100 Ribu

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, BANJARBARU - Satpol PP Banjarbaru, Kalsel, memergoki dua PSK di bawah umurĀ  sebut saja Mawar dan Melati, di kamar penginapan bersama enam remaja laki-laki. Dua di antaranya masih berseragam sekolah. Mata Mawar (14) memerah. Air mata juga mengucur perlahan. Mimiknya tampak gugup dan takut. Sementara Melati (17) juga demikian. Hanya saja ia tak sampai berlinang air mata. Ya, kedua gadis di bawah umur ini diciduk petugas Satpol PP Banjarbaru, Senin (5/8) siang. Mereka diduga terlibat dalam bisnis esek-esek prostitusi online di Banjarbaru. Saat diangkut petugas dari tempat mereka ngamar -di sebuah penginapan di Jalan A Yani Km 33 -Mawar dan Melati sama-sama kaget bukan kepalang. Tak disangka orang yang mengetuk pintu kamarnya adalah anggota Satpol PP. Mawar dan Melati tidak sendiri. Di dalam kamar Melati, tampak ada enam orang remaja di bawah umur. Parahnya dua orang di antaranya pakai seragam sekolah. Rupanya mereka pelajar asal Banjarmasin yang bolos dan berteman dengan Mawar dan Melati. Terungkapnya bisnis haram yang dilakoni Mawar dan Melati berawal dari laporan warga, yang menyebut di tempat tersebut kerap dimanfaatkan para PSK untuk memadu kasih berbayar dengan pria hidung belang. "Dari laporan warga baru kita selidiki lebih dalam. Alhasil usai pura-pura jadi pelanggan, tim kita berkomunikasi lewat aplikasi dengan salah satunya (Melati, red) dan janjian di tempat tersebut," kata PPMS Seksi Opsdal Satpol PP Banjarbaru, Yanto Hidayat. Ketika dilakukan pemeriksaan, Mawar dan Melati tak menampik dengan profesinya. Hanya saja dari pengakuannya, Mawar mengaku tak sedang "stay". Sementara Melati tak bisa berkilah lantaran ia yang berkomunikasi dengan tim penyamar petugas. Terlebih bukti obrolan turut diarsipkan.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan