21 Perahu Berlaga di Sandeq Race 2019, Disaksikan Peserta PIFAF

FAJAR.CO.ID, POLEWALI -- Tamu negara peserta Polewali Mandar International Folk and Art Festival (PIFAF) diajak menyaksikan lomba Sandeq Race, Rabu 7 Agustus. Sebanyak 21 perahu Sandeq ikut perlombaan yang digelar di Pantai Bahari, Polewali Mandar ini.

Perahu cahaya mandar milik Pemkab Mamuju keluar sebagai juara, disusul Merpati Putih milik Sekretaris Provinsi (Sekprov) dan posisi ketiga direbut mandala bintang timur milik Kemenpora.

Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Barat Farid Wadji meyampaikan ada 21 sandeq yang ikut dalam lomba. Dari 21 itu merupakan peserta dari Majene, Karama, dan Pambusuang.

Kata Farid, meskipun Sandeq saat ini sudah mendunia, tetap harus terus dipromosikan. Sandeq Race juga untuk menjaga kelestarian perahu tradisional ini.

"Ke depan bagaimana peristiwa budaya bahari dimanfaatkan masyarakat untuk menjadikan peluang ekonomi. Misalnya banyak hal yang bisa dilakukan, bagaimana peristiwa sandeq menambah pendapatan dan penghasilan masyarakat," jelasnya.

Sekadar diketahui, Sandeq Race dengan etape Polewali Mandar-Majene dimulai, Kamis 8 Agustus, besok. Panitia menyediakan uang pembinaan sebanyak Rp30 juta untuk juara pertama, juara kedua Rp25 juta hingga 10 besar, dan peserta yang berada di posisi 11 sampai 21 mendapat uang Rp10 juta.

"Sebelumnya kita sudah rawat perahunya, kita sudah berikan cat, kita berikan uang perbaikan perahu, kita berikan lauk-pauk dan uang untuk kebutuhan selama kegiatan," kata Farid.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...