Buaya Terkam Warga Berhasil Ditombak, Kondisi Jasad Korban Mengenaskan

0 Komentar

FAJAR.CO,CO.ID, BUTON–Jasad warga Desa Ambuau Togo, Kecamatan Lasalimu Selatan Kabupaten Buton, Sultra, Andrim yang dilaporkan jatuh ke sungai dan diterkam buaya berukuran kurang lebih empat meter, Senin (5/8) sore, berhasil ditemukan Tim Sar Baubau bersama unsur lainnya Selasa (6/8) sekira pukul 11.45 Wita.

Jasad korban ditemukan kurang lebih 100 meter dari TKM di bendungan sungai Malaoge Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton. “Kondisi meninggal dunia dan selanjutnya korban dievakuasi ke rumah duka,” kata Kepala Sar Kendari, Djunaedi.

Menurutnya, proses pencarian memang menyita waktu sebab medan tempat korban dilaporkan terjatuh sangat sulit ditempuh. Namun semua telah teratasi dan korban berhasil ditemukan. “Dengan demikian operasi pencarian resmi ditutup,” katanya.

Sementara itu berdasarkan informasi yang dihimpun Kendari Pos, pada tubuh korban ditemukan beberapa luka yang diduga kuat bekas gigitan buaya. Sebab sehari sebelum dievakuasi jasad korban sempat terlihat warga berada dalam mulut buaya.

Sebelumnya, Kapolsek Ambuau Iptu Natsir mengungkapkan, jasad korban sebelumnya telah terlihat warga bersama aparat TNI dan pihak kepolisian setempat Senin (5/8) sekira pukul 20.00 Wita.

Saat itu, bebernya, kondisi korban dalam gigitan buaya. Kemudian dilakukan langkah melemparkan tombak yang diikat tali ke arah binatang tersebut dan langsung mengenai badan buaya hingga tertancap di bagian punggung.

“Setelah tombak tertancap, buaya langsung melepas korban dari terkamannya,” kata Kapolsek. “Lalu saat korban terlepas dari mulut buaya, binatang buas itu berputar-putar untuk melepas tombaknya, namun tali yang terikat malah terlilit dibadannya,” katanya saat ditemui di pinggir sungai tempat kejadian, Selasa (6/8).

Natsir mengatakan, setelah korban terlepas dari terkaman buaya, angota TNI sempat melepaskan tembakan ke arah buaya namun buaya tersebut berhasil melarikan diri.

Hingga Selasa dini hari tim gabungan TNI, Polri dan SAR bersama warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap korban yang diperkirakan tenggelam ke dasar sedalam 4 meter.

Ia menambahkan sepanjang aliran sungai malauge merupakan sarang buaya sebab sudah tiga korban diterkam dan warga sekitar berkali-kali melihat buaya.

Sementara itu Humas SAR Kendari Wahyudi mengatakan, tim rescue pos SAR Baubau sudah tiba di lokasi kejadian dan langsung berkoordinasi dengan instansi terkait beserta keluarga korban. Tim melakukan penyisiran di sekitar TKM hingga pukul 00.30 Wita.
“Pagi ini pada pukul 06.15 Wita, tim rescue pos SAR Baubau bersama unsur terkait kembali melanjutkan pencarian di bendungan Umalaoge Kecamatan Lasalimu Selatan,” tandasnya. (kendaripos)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...