Elma Theana Ungkap Keluarga Fairuz Tak Ingin Kasi Kendor

1 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Elma Theana akhirnya angkat bicara terkait kasus video ikan asin, yang menjerat tiga tersangka, yakni Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua.

Menurut Elma, langkah Fairuz A Rafiq membawa kasus tersebut ke jalur hukum sudah tepat. Dia pun memberikan dukungan penuh untuk istri adiknya itu.

Terkait keinginan pihak Galih untuk menempuh jalur damai, Elma sepakat dengan keputusan keluarga Fairuz yang memilih melanjutkan proses hukum yang sudah berjalan.

“Semuanya bilang jangan kasih kendor (proses hukum Galih tetap lanjut-red), semua berpendapat kayak gitu, bukan hanya keluarga aja yang bilang kayak gitu, tapi semua bilang gitu,” kata Elma.

Sebagai kakak ipar, Elma sangat prihatin dengan apa yang dilakukan mantan suami Fairuz tersebut. Karena itu, pihak keluarga akan tetap kepada keputusan awal, yakni proses hukum berlanjut.

Pihak keluarga ingin kejadian tersebut bisa membuat Galih, Rey dan Pablo jera dengan kelakuan yang mereka lakukan.

“Jangankan keluarga, teman-teman saya aja pada kesel lihatnya, pada marah, apalagi keluarga ya,” cetus Elma Theana.

Alumni Siapkan Agenda 42 Tahun SMAN 5 Makassar

Jennifer Dunn Dicap Pelakor, Dhawiya: Dia Rajin Tahajud di Sel

Bappenas Pastikan Pemindahan Ibu Kota Dimulai 2024

Tahanan Narkoba Meninggal di Lapas Takalar

Ribuan Suporter Ramaikan Konvoi Kemenangan PSM

Diketahui, tiga tersangka kasus ‘ikan asin’, Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua resmi ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya, Jumat (12/7).

Kabar itu diungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono. “Iya benar sudah ditahan,” kata Kombes Argo saat dihubungi awak media.

Dia mengatakan bahwa ketiga tersangka itu akan mendekan di dalam tahanan selama 20 hari ke depan.

Galih, Rey, dan Pablo ditahan usai menjalani pemeriksaan di Ditreskrimsus Polda Mero Jaya, Kamis (11/7) pukul 01.00 WIB.

Kasus bermula dari laporan Fairuz A Rafiq yang tidak terima telah dipermalukan oleh mantan suaminya, Galih Ginanjar.

Dalam video yang diunggah di channel YouTube milik Rey Utami dan Pablo, Galih menyindir organ intin Fairuz dengan sebutan ikan asin.

Ketiganya dijerat Pasal 27 Ayat 1, Ayat 3 Jo Pasal 45 Ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Pasal 310, Pasal 311 KUHP. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...