Kementerian Pertahanan Iran Pamer Bom Cerdas

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, TEHERAN– Kementerian Pertahanan Iran, meluncurkan sejumlah bom pintar dan dipandu presisi, yang dikembangkan para ahli persenjataan dalam negeri itu.

Dalam sebuah upacara di Teheran pada hari Selasa, Menteri Pertahanan, Brigadir Jenderal Amir Hatami meluncurkan amunisi baru yang dibuat di dalam negeri, termasuk bom pintar berpemandu ‘Yaseen’ dan ‘Balaban’ dan generasi terbaru bom kelas Qaem, sebuah senjata berpemandu elektro-optik dengan pinpoint ketepatan.

Menurut menteri, Balaban adalah bom pintar dengan sirip yang dapat dikendalikan yang memperpanjang jangkauannya, dan dilengkapi dengan sistem panduan sistem navigasi inersia (INS) dan Global Positioning System (GPS) yang meningkatkan presisi.

Balaban dapat dibawa oleh pesawat ‘Karrar’, yang menerima dan menganalisis koordinasi target sebelum penerbangan, kata menteri, menambahkan bahwa sirip bom pintar akan meluncur terbuka setelah peluncuran saat mendekati target dengan bantuan sistem navigasi .

Mengomentari spesifikasi senjata lain, Kementerian Pertahanan Iran mengatakan, Yaseen adalah bom yang dipandu jarak jauh yang dapat mencapai sasaran setelah diluncurkan dari jarak lebih dari 50 kilometer.

“Yaseen dapat digunakan dalam semua kondisi cuaca, dipasang pada berbagai jenis pesawat berawak dan drone, menikmati fitur keselamatan, dan dapat digunakan dalam operasi terhadap target jangka pendek dan jarak jauh,” kata Hatami seperti dilansir Iranian, Rabu, 7 Agustus.

Mengenai bom yang baru diluncurkan, menteri mengatakan, generasi terbaru bom kelas-Qaem dilengkapi dengan berbagai jenis pencari untuk meledakkan target secara akurat, dengan margin kesalahan di bawah 50 sentimeter.

Begini Cara Ibu-Ibu Persit Dukung Pelaksanaan TMMD Kalikondang

Zul Warga Gorontalo Benar-benar Rusak Citra Garuda Indonesia

Kompensasi Pelanggan, Karyawan Kinerja Buruk Jadi Korban

Penggemar Westlife Dapat Pelukan Spesial dari Personel

IRGC Iran Kembali Tangkap Kapal Tangker Asing

Hatami mengatakan, bom dengan akurasi tepat dapat dilakukan oleh berbagai jenis drone, helikopter, dan jet tempur, dan misi utamanya adalah untuk memusnahkan posisi musuh, dan bunker, tentara, atau target bergerak.

“Bom cerdas Qaem memiliki jangkauan operasional yang luas, pada ketinggian antara 4.000 dan 10.000 kaki,” tambahnya.

Brigadir Jenderal Hatami akhirnya mencatat bahwa Qaem dapat dilengkapi dengan hulu ledak yang berbeda, termasuk yang fragmentasi menembus dan meledak, diproduksi dengan berbagai bobot, rentang dan kekuatan destruktif, dan dapat dimuat pada berbagai drone, seperti Shahed-129, Hamase, dan Mohajer-6.

Drone Mohajer-6 baru-baru ini diterbangkan oleh IRGC Ground Force dalam sebuah operasi melawan kelompok-kelompok, teroris di wilayah perbatasan Wilayah Kurdistan Irak.

Drone sepanjang 5,67 meter ini memiliki langit-langit servis 18.000 kaki, dan terbang dengan kecepatan maksimum 200 km/ jam.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...