PLN Blackout, Fadli Zon Desak Audit Keuangan

Rabu, 7 Agustus 2019 - 13:48 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — PT PLN Persero tengah menginvestigasi penyebab blackout, yang menimpa sebagian Pulau Jawa termasuk DKI Jakarta, Minggu (4/8) lalu.

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon mengatakan, selain memang harus ada investigasi, juga mesti dilakukan audit terhadap operasional perusahaan listrik pelat merah tersebut.

“Harus ada investigasi dan audit terhadap operasi, operasional. Audit keuangan, kebijakan, dan sebagainya yang bisa mengakibatkan blackout seperti tanggal 4 (Agustus) kemarin,” kata Fadli di gedung DPR, Jakarta, Rabu (7/8).

Fadli menegaskan, dengan kecanggihan teknologi di zaman sekarang ini, sudah semestinya bisa diketahui persoalan utama yang menjadi penyebab listrik padam berjam-jam saat itu.

Menurut dia, dengan teknologi yang canggih di zaman sekarang, investigasi bisa dilakukan dengan cepat. “Masa yang begini saja perlu setahun, ya seminggu dua minggu saja itu sudah lebih dari cukup,” paparnya.

Wakil ketua umum Partai Gerindra itu menuturkan, persoalan penyediaan listrik menyangkut hajat hidup orang banyak.

“Saya kira ini sangat berbahaya, karena blackout menunjukkan kita sebagai negara, apalagi negara G20. Ini persoalan yang elementer,” jelas Fadli.

Karena itu, Fadli sangat menyesalkan padamnya listrik tanpa ada peringatan, dan penjelasan dari PLN kepada masyarakat.

“Sampai sekarang juga belum ada penjelasan. Bahkan, penjelasan (penyebab) seperti (karena) pohon sengon itu tidak masuk akal, tidak memberikan suatu penjelasan yang memadai,” katanya.

Menopause Bisa Ditunda 20 Tahun, Ini Penjelasannya

Biddokkes Polda Sulsel Gelar Bakti Kesehatan di Takalar

Sayuran Sehat, Jangan Remehkan 5 Jenis Ini

Elma Theana Ungkap Keluarga Fairuz Tak Ingin Kasi Kendor

Ribuan Suporter Ramaikan Konvoi Kemenangan PSM

Sebelumnya, Komisi VII DPR memanggil pejabat Perusahaan Listrik Negara (PLN), dalam forum rapat kerja. Agenda itu diselenggarakan sekira pukul 13.00 WIB di ruang rapat Komisi VII, Gedung Nusantara I DPR.

Anggota Komisi VII DPR, Abdul Kadir Karding mengatakan, rapat tersebut untuk meminta klarifikasi terhadap perusahaan pelat merah tersebut terkait PLN yang blackout di wilayah, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

“Diklarifikasi soal kejadian dan diminta penjelasan soal solusi dan antisipasi ke depan,” ujar Karding saat dihubungi, Selasa (6/8).

Terpisah, Anggota Komisi VII DPR Totok Daryanto menduga, ada kelalaian yang menyebabkan listrik padam di sebagian besar Pulau Jawa ini. Karena itu ke depan tidak boleh terjadi peristiwa ini. “Pemadaman kali ini tidak lazim karena benar-benar adanya faktor kecelakaan atau kelalaian,” kata Totok. (jpnn)

Loading...