PSM vs Persija,  Hari Pembuktian

0 Komentar

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR— Dua tim besar, PSM dan Persija akan bertarung hidup mati, hari ini. Sebuah upaya pembuktian pemegang supremasi Piala Indonesia 2018/2019.

Genderang perang sudah ditabuh. PSM akan menjamu Persija demi trofi Piala Indonesia di Stadion Andi Mattalatta, Selasa, 6 Agustus, pukul 16.30 Wita. Penggawa PSM dalam keadaan on fire. Kalah tipis 0-1 di leg pertama final Piala Indonesia menjadi modal berharga bagi anak asuh Darije Kalezic menatap final ini. Kelemahan demi kelemahan terus dibenahi.

Dengan persiapan yang matang ini, Pasukan Ramang jelas tidak ingin kecolongan lagi. Mereka wajib menang dengan selisih dua gol. Pelatih PSM Darije Kalezic menegaskan hal itu.

“Tidak ada tekanan mental atas hasil laga (leg pertama) dan kejadian jadwal. Kami sudah siap,” sebut Darije.Di atas kertas, Wiljan Pluim cs jelas di atas angin. Mereka tidak hanya mendapat dukungan penuh dari kelompok suporternya, tetapi catatan tak pernah kalah saat bermain di markas sendiri juga jadi poin pentingnya.

Hal ini pula yang membuat pelatih asal Bosnia itu cukup percaya diri menatap laga ini. Apalagi, seluruh pemainnya siap diturunkan. Kecuali Marc Klok. Meski tanpa gelandang asal Belanda itu, pengorganisasian tim diyakini tetap solid.

Pemain akan bermain dengan optimisme tinggi demi trofi. “Saya akan instruksikan, semua pemain lebih aktif selama 90 menit,” ucapnya.
Bahkan, permainan yang baik tanpa ada kekerasan menjadi acuan mantan pelath Roda JC, Belanda, ini. “Saya tahu, kita memiliki suporter fanatik dan percaya mereka adalah pendukung yang baik. Tidak memiliki musuh dengan siapa pun. Jadi kami janjikan mereka trofi dan permainan yang baik demi tim kebanggaannya,” tegasnya.

Dua Striker

Ia optimis bisa mengalahkan Persija lebih dari satu gol di laga yang sempat tertunda pekan lalu ini. Bahkan, ia memastikan akan menurunkan dua striker sekaligus. Hal ini mengindikasikan, PSM akan bermain menyerang ala total football.

Dua posisi itu paling siap diberikan ke Ferdinand Sinaga sebagai ujung tombak dan Guy Junior yang sekaligus diminta untuk membantu pertahanan. Sementara Eero Markkanen yang dinilai belum siap, akan memulai laga dari bangku cadangan.

Fisiknya belum prima untuk bermain sejak menit awal dengan 90 menit dengan intensitas yang sangat tinggi. Striker timnas Finlandia itu tak bisa dipaksakan untuk jadi starter. Apalagi, PSM harus tancap gas.

Pluim Main

Di laga ini, PSM mendapat amunisi baru. Wiljan Pluim yang sebelumnya diragukan, siap tampil di final. Meski tidak ada Marc Klok yang terkena akumulasi kartu, masih ada Rizky Pellu dan M. Arfan yang membantu Pluim di lini tengah.

Asnawi Mangkualam dan M Rahmat yang sempat mengalami cedera juga siap diturunkan. “Ini kesempatan bagi saya untuk memberikan piala pertama bagi PSM setelah saya tiga tahun bergabung dengan Makassar,” ucapnya.

Kapten PSM, Wiljan Plium sudah menyatakan kesiapannya main di laga final. “Kami memang kecewa pada kondisi di jadwal pertama,” katanya.
Tetapi, bagi pemain bertubuh jangkung itu, luapan itu akan ditunjukkan dengan memberikan permainan baik.

“Saya juga sudah tidak sabar, kami siap,” ucapnya dengan mimik garang. Bahkan, kata dia, tim pelatih sudah mempersiapkan dengan begitu baik.
Di sisi lain, justru Persija diprediksi tampil tanpa kekuatan penuh. Duet lini belakangnya, Maman Abdurahman dan Steven Paulle, diragukan turun karena masih tahap pemulihan cedera. Sementara, kiper Shahar Ginanjar juga tak masuk dalam rombongan.

Hanya saja, kiper utama, Andritany siap diturunkan di laga ini. Di liga 1, ia diturunkan meski tidak mampu membawa klub berjuluk Macan Kemayoran itu meraih poin penuh di Stadion Gelora Bung Karno.

Laga Penting

Hanya saja, pelatih Persija, Julio Banuelos menegaskan, laga ini sangat penting bagi anak asuhnya. “Kami siap dan tidak ada alasan untuk tidak bermain,” tegasnya.

BACA JUGA: Syamsuddin Umar: Ayam Jantan Unggul Teknik

Meski terbilang lebih siap, tetapi pelatih asal Spanyol itu hanya membawa 18 pemain. “Untuk yang tidak kami bawa, itu rahasia tim,” bebernya.
Bagi mereka, tim pelatihnya sudah menganalisis. Meski PSM kalah atas Bali United di Liga. “Itu bukan acuan kami, karena dia (PSM) punya pelatih yang baik. Jadi kita tetap siap atas apa yang akan terjadi,” katanya.

Gelandang Persija, Sandi Sutha menegaskan, rekan setimnya sudah siap. “Tidak ada alasan untuk tidak bermain, kami pun siap juara,” yakinnya dengan kepalan tangan yang kuat. (sal-gsa-tam/abg-zuk)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...