Dengan Keterbatasan, Dua Penyandang Disabilitas Berhasil Wisuda di IAIM Sinjai

FAJAR.CO.ID, SINJAI — Keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang bagi setiap orang dalam menempuh pendidikan. Hal tersebut dialami dua orang penyandang disabilitas di Sinjai.

Mereka berhasil dikukuhkan dan mengikuti wisuda Sarjana dan Pascasarjana yang dilaksanakan oleh Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinjai yang berlangsung di Auditorium HM Amir Said IAIM Sinjai, Kamis, (8/8/2019).

Dua penyandang disabilitas itu adalah M Iqbal Coing, mahasiswa lulusan pascasarjana program studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam. Dia mengalami tunanetra. Sementara Wahyudi prodi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Hukum Islam (FEHI) mengalami cacat fisik pada kaki sejak lahir.

Iqbal Coing melanjutkan pendidikan karena ingin meningkatkan kualitas Pondok Pesantren Darul Istiqamah Bulukumba yang dia pimpin. Selain itu, hafiz 30 juz ini juga ingin menjadi motivator bagi genrasi muda, terlebih lagi kepada generasi yang normal.

“Usia saya sekarang sudah 47 tahun dan sudah memiliki dua orang cucu, maka hendaknya yang sempurna harus lebih semangat lahir dan batin,” kata Iqbal di pelataran Kampus IAIM Sinjai.

Sementar itu, Wahyudi menempuh pendidikan strata satu karena tidak ingin dipandang sebelah mata. Dia ingin membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang dalam meraih kesuksesan.

“Saya sangat senang dan bahagia, saya termotivasi kuliah karena tidak ingin menjadi sampah masyarakat, kadang orang seperti saya dipandang sebelah mata, makanya saya lanjut kuliah,” kata Wahyudi, sembari menitikan air mata. (sir)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam

Comment

Loading...