Gelapkan Uang Perusahaan Rp1,2 Miliar untuk Obat Orang Tua

Kamis, 8 Agustus 2019 - 11:11 WIB

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Mantan supervisor PT Penamas Nusa Prima, Herry Prastowo membeberkan alasannya gelapkan uang perusahaan Rp1,28 miliar. Dia mengaku uang itu dipakai untuk biaya berobat orang tuanya.

Hal itu diungkapkan dalam sidang di Pengadilan Negeri Surabaya. ”Saya butuh uangnya untuk orang tua saya, Pak. Karena sudah sakit-sakitan,” katanya. Tapi, tidak terungkap sakit apa hingga menghabiskan duit sebanyak itu.

Herry terlihat bingung ketika hakim dan jaksa menanyakan sisa uangnya. Dia mengatakan, uang tersebut habis untuk biaya hidup.

Ada juga yang digunakan untuk membayar utang. ”Lah iya kamu itu sudah lama. Seharusnya tinggal nikmati pensiun kok malah begitu,” ujar hakim Dwi Winarko.

Penggelapan itu dilakukan Herry ketika dia diberi kewenangan untuk mengatur pemberian kredit dagang ke beberapa toko di area Jawa Timur.

Guru Honorer Ditangkap Polisi, Terkait Kasus Asap

Jemaah Haji Korban Penipuan hanya Sampai di Asrama Haji

Perpres Mobil Listrik Sudah Diteken, Jokowi Tekankan Ini

Aroma Gerindra Kental di Kongres PDIP V Bali

Barbie Kumalasari: Tolong Jangan Bawa Handphone

Dia diberi kepercayaan tersebut karena sudah bekerja cukup lama di sana.

Jaksa Kejaksaan Negeri Surabaya, Damang Anubowo menyatakan, Herry cukup lihai dalam memalsukan sejumlah data perusahaan agar dapat mengambil duit. Selama enam bulan berjalan, tim perusahaan tidak curiga.

”Karena sudah percaya, makanya mereka tidak melakukan pemeriksaan secara utuh,” ucapnya.

Ulah Herry gelapkan uang perusahaan baru terungkap setelah ada audit-audit internal pada Mei lalu. Ditemukan penghitungan keuangan yang janggal. Setelah memeriksa, tim auditor menemukan duit yang bocor dan tidak masuk ke perusahaan. Jumlahnya Rp1,28 miliar. (jpnn)

Loading...