Soal Dana Hibah KPU Bone, Polda Tunggu Hasil Audit KPU RI

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Subdit III Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel sedang melakukan pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) kasus dugaan korupsi dana hibah KPU Bone. Tinggal menunggu perhitungan KPU RI dan langsung melakukan pemeriksaan.

Plt Kasubdit Tipikor Subdit III Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kompol Sutomo, mengatakan, kasus dugaan korupsi dana hibah di KPU Bone ada kemiripan dengan kasus dana hibah pilwalkot Makassar. Namun, untuk pemeriksaan kepada saksi baru akan dilakukan setelah ada hasil audit dari KPU RI. “Minggu depan audit APIP Inspektorat KPU RI keluar,” katanya kepada FAJAR, Kamis (8/8/2019).

Setelah itu keluar kata dia, pemeriksaan baru akan dilakukan nantinya terhadap semua yang dianggap mengetahui soal dana hibah tersebut. Baik dalam pemberi hibah maupun penerima hibah. “Yang pasti pemeriksaan akan dilakukan di Bone. Fokusnya nanti kepada komisioner yang menjabat saat pilkada,” tambah Sutomo.

Kasus dugaan korupsi pengelolaan dana hibah pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bone (Pilkada Bone) tahun anggaran 2018 hampir mirip dengan kasus KPU Makassar yang telah menyeret Sekretaris dan mantan Bendahara KPU. Anggaran hibah sebesar Rp71 miliar diperuntukkan untuk lima calon, namun pada akhirnya hanya calon tunggal.

Dari total Rp71 miliar yang diterima tersebut dana sebesar Rp57 miliar berasal dari Pemerintah Kabupaten Bone dan dana sebesar Rp14 miliar berasal dari Pemprov Sulsel.

Sementara Ketua KPU Bone, Izharul Haq, tidak ingin menanggapi hal tersebut. “Saya biarmi no comment dulu,” singkatnya. (gun)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam

Comment

Loading...