Bobol Kartu Kredit Senilai Miliaran, Pelaku Pakai Password Tanggal Lahir Korban


FAJAR.CO.ID — Kejahatan dengan modus pembobolan kartu kredit yang terhubung dengan aplikasi internet banking berhasil diungkap Polda Metro Jaya. Dua orang diamankan dalam perkara ini. Mereka adalah Riandi dan Davis. Keduanya memiliki peran berbeda.Riandi berperan sebagai pencari data nasabah yang menjadi target pembobolannya. Sedangkan, Davis berperan membuat rekening baru guna menampung hasil pembobolan rekening dan kartu kredit.Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, kasus ini terungkap karena ada korban yang merasa uang di rekeningnya berkurang drastis. Kemudian dia membuat laporan polisi dan menyatakan mengalami kerugian mencapai Rp1,1 miliar.“Berawal dari laporan masyarakat yang mempunyai tabungan di salah satu bank dan merasa tabungannya berkurang. Padahal dia merasa tidak melakukan transaksi apapun,” kata Argo dalam konferensi pers di Jalan Iskandarsyah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (9/8/2019).Duo kriminal ini membobol rekening atau kartu kredit korbannya dengan cara mengaktifkan kembali simcard milik korban yang pernah terhubung dengan internet banking namun saat ini sudah tidak aktif.Setelah simcard diaktifkan, para pelaku kemudian berusaha menerobos masuk ke sistem e-banking korban. Setelah berhasil, mereka langsung menguras uang di dalamnya.“Pelaku berupaya untuk mengaktifkan kartu yang sudah mati itu sehingga internet banking yang sudah mati itu akhirnya hidup kembali dengan atas nama korban. Pelaku pun menggunakan (kartu kredit) untuk pembelian online,” jelas Argo.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...