Jelang Iduladha… Gas Melon Langka, Warga Terpaksa Gunakan Kayu Bakar

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAROS — Jelang Iduladha, stok elpiji 3 kilogram atau gas melon di Kabupaten Maros semakin sulit diperoleh. Sejumlah warga pun harus berkeliling jauh untuk mendapatkan gas elpiji 3 kilogram.

Bahkan, ketika kendaraan pengangkut elpiji milik agen elpiji PT Delima Emas Gasindo melakukan operasi pasar dengan menggandeng Dinas Kopumdag Maros di Desa Salenrang Kecamatan Bontoa Kabupate Maros, langsung diserbu sejumlah warga.

Elpiji sebanyak 560 buah dan dijual dengan harga Rp15.500 ini pun langsung ludes seketika.

Salah seorang warga, Suryani, mengaku sudah sebulan belakangan ini mereka sulit mencari elpiji 3 kilogram. Apalagi saat ini jelang Idul Adha elpiji semakin sulit diperoleh.

Bahkan, kata dia, saking sulitnya mendapat elpiji 3kg, sebagian warga memilih memasak menggunakan kayu bakar.

“Ini kan mau lebaran, kita mau masak ini itu ya terpaksa pakai kayu saja,” katanya.

Sedangkan warga lainnya, Mudding, juga mengaku sudah berkeliling membawa tabung elpiji kosongnya. Namun, ia tak berhasil memperoleh tabung elpiji. Saat ini sebagian besar wilayah di Maros sulit mendapat elpiji 3 kilogram. (rin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar