Ketua KPK Teken Sprindik KTP-el, Segera Umumkan TSK Baru

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Ketua KPK, Agus Rahardjo telah menandatangani surat perintah penyidikan (sprindik) kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el). Dalam kasus ini, lembaga antirasuah akan segera mengumumkan tersangka baru. “Sudah ada, nanti diumumkan. Sprindiknya sudah saya tandatangani,” kata Ketua KPK, Agus di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (9/8). KPK sebelumnya telah menetapkan politisi Partai Golkar, Markus Nari sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek e-KTP pada Juli 2017 lalu. Markus diduga secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri, atau orang lain atau suatu korporasi dalam pengadaan paket e-KTP tahun 2011-2013 yang merugikan keuangan negara Rp2,3 triliun dari total anggaran Rp5,9 triliun. Markus diduga berperan memuluskan pembahasan dan penambahan anggaran proyek e-KTP di DPR. Berdasar fakta persidangan, Markus bersama sejumlah pihak lain meminta uang kepada Irman sebanyak Rp5 miliar pada 2012. KPK menduga, dari Rp5 miliar yang dimintanya Markus telah menerima uang sebesar Rp4 miliar. Uang ini diduga untuk memuluskan pembahasan anggaran perpanjangan proyek e-KTP tahun 2013 sebesar Rp1,49 triliun.
Gubernur Nurdin Ungkap Potensi Energi Sulsel dengan PT Marubeni Indonesia Mobil Mercedez Milik Tangan Kanan I Nyoman Ikut Disita KPK KPK Dalami Aliran Dana Suap Impor Bawang Putih Tubuh Gemuk, Ini Penyebab yang Perlu Anda Ketahui Menu Makan Siang yang Bisa Buat Produktif
Kasus dugaan korupsi proyek KTP-el ini merupakan kasus kedua yang menjerat Markus. Sebelumnya, Markus telah menyandang status tersangka kasus dugaan menghalangi, merintangi, atau menggagalkan penyidikan dan penuntutan perkara KTP-el yang dilakukan KPK.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan