Maudy Ayunda Pilih S2 di Stanford, Ini Alasannya

1 Komentar

FAJAR.CO.ID– Prestasi yang ditorehkan aktris Maudy Ayunda memang patut diacungi jempol. Setelah mengeyam pendidikan di Oxford University, Maudy kini tengah bersiap meneruskan S2 di Stanford Amerika Serikat.

Kali ini Maudy mengambil jurusan Master of Business Administration and Education. Saat ditemui beberapa waktu lalu, Maudy mengungkapkan, alasannya memutuskan masuk ke bidang pendidikan memang sejalan dengan keinginan atau mimpinya selama ini.

Dari awal, ungkap Maudy, ia harus punya spesialisasi dalam dunia pendidikan sejak awal sekolah. “Karena nanti ujung-ujungnya aku ingin lebih fokus ke sektor pendidikan dan aku perlu ilmu pengetahuan yang lebih dalam lagi,” ujar Maudy.

Selain itu, Maudy merasa ia masih sangat kurang pengalaman akan dunia pendidikan. Kalau hanya mengandalkan pengalaman di industri kreatif, tentu akan sulit karena beda tujuannya.

“Kalau tiba-tiba aku mau masik ke sektor pendidikan itu harus dengan pembelajaran yang baru lagi, itulah kenapa aku mikir salah satunya caranya S2 ini,” sambungnya.

Fungsi Krusial Jakun, Lindungi Pita Suara

Jubir Prabowo: Keputusan Gabung Koalisi di Tangan Megawati

Penanganan Tumpahan Minyak Libatkan 1.500 Personel

Kans Menguat, Ina: Perempuan Bisa Tonji

PKS Ingin Pemindahan Ibu Kota Negara Jadi Proyek Bersama

Sebelumnya, kecintaan Maudy Ayunda terhadap dunia pendidikan memang sudah terlihat sejak kecil. Saat ditemui di kawasan Jakarta, Rabu (7/8), pemain film ‘Perahu Kertas’ ini mengakui kalau dirinya memang memiliki kesenangan yang unik dibandingkan anak-anak lain sejak kecil.

“Bisa dibilang memang unik, karena sekolah itu terasa seperti rumah. Interaksi dengan guru belajar dan ujian itu menyenangkan,” papar Maudy.

Bahkan, ungkap Maudy, ia dulu sempat bercita-cita menjadi guru. Meski saat ini memiliki jalur yang berbeda dengan guru bukan berarti menghentikan langkahnya untuk bisa berbagi ilmu pengetahuan. Karena baginya menjadi guru bukan hanya terbatas pada sekolah. Dengan pilihan karirnya saat inipun, impiannya berbagi inspirasi dan ilmu tetap bisa dilakukan.

“Jadi sebenarnya impian aku tetap tercapai dengan cara yang lain, kaya aku diberi kesempatan untuk memberikan apa yang aku punya sebagai speaker,” sambungnya. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...