Politikus Nasdem : Yang Dukung Jokowi-Ma’ruf Tak Hanya PDIP

1 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Politikus Partai Nasdem, Irma Suryani Chaniago menilai wajar PDI Perjuangan meminta jumlah menteri paling banyak di kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo alias Jokowi nanti.

“Sesuai dengan jumlah PDIP di parlemen dan PDIP adalah pemenang pileg, saya kira permintaan kursi paling banyak adalah hal yang wajar,” kata Irma di gedung DPR, Jakarta, Jumat (9/8).

Hanya saja, kata Irma, yang perlu diperhatikan adalah proporsionalitasnya, karena yang mendukung Jokowi – KH Ma’ruf bukan hanya PDI Perjuangan saja, tetapi ada banyak partai, baik itu yang punya atau tidak memiliki kursi di parlemen. “Kami juga tidak bisa menafikan kawan-kawan yang tidak punya kursi di parlemen,” ujarnya.

Kans Menguat, Ina: Perempuan Bisa Tonji

Basuki Tjahaja Purnama Jawab Begini Ditanya Calon Menteri

Ribuan Warga Semarakkan Jalan Santai HUT RI di Sidrap

Desain Mirip Tablet, Samsung Note 10 Sangat Cocok para Gamers

PP Muhammadiyah Ingin Pimpinan KPK Tak Berafiliasi Politik

Sebab, lanjut Irma, pada dasarnya semua bergerak masif dengan keringat untuk memenangkan Jokowi – Kiai Ma’ruf. “Karena itu teman-teman yang tidak punya kursi juga harus dipikirkan. Saya kira itu yang jadi pemikiran Nasdem,” jelasnya.

Menurut Irma, Nasdem sendiri tidak pernah meminta-minta kursi, karena tak ingin membebani presiden. Dia menegaskan, berapa pun diberikan presiden, Nasdem akan terima. “Posisi apa pun yang disampaikan akan kami laksanakan,” tegasnya.

Anggota Komisi IX DPR itu menyatakan Partai Nasdem dari awal tidak pernah bicara jumlah, mahar, dan syarat dalam mendukung Jokowi di Pilpres 2019. “Kami yakin presiden akan memberikan posisi yang proporsional kepada semua yang mendukung beliau,” jelas politikus Nasdem tersebut.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID