Berkurban 584 Ekor Sapi, LDII Sulsel: Iduladha Momentum Membina Persatuan

Minggu, 11 Agustus 2019 16:14

Dimensi kedua, ujar Abri, terkait dimensi sosial, mementum Idul Adha ini sebagai momentum peduli kepada sesama umat islam. “Kita berbagi. Sesuai sabda Nabi, daging kurban 1/3 dikonsumsi dan 2/3 dibagikan kepada fakir miskin yang membutuhkan,” katanya.Dari kacamata kenegaraan, Idul Adha sangat penting untuk membina persatuan dan persatuan bangsa. Momen idul adha ini kita membangun ukhuwah, kerukunan, dan kekompakan. “Sehingga tujuan dan cita-cita negara dengan mudah akan kita raih. Dengan persatuan dan kesatuan, maka apapun yang kita cita-citakan bisa tercapai,” katanya.Sementara itu, Wakil Ketua LDII Sulawesi Selatan Dr Sanusi Fattah MSi menyampaikan, perintah agar Ibrahim menyembelih putranya telah menimbulkanperang batin yang hebat, yakni perjuangan antara iman dan hawa nafsu. “Imannya menuntut ketaatan atas perintah Allah, sedang nafsunya mendesaknya untuk menyelamatkan Ismail, anak kandung semata wayangnya,” tuturnya di hadapan ribuan umat islam yang mengikuti Shalat Iduladha.Iblis dengan segala cara berupaya agar Nabi Ibrahim tidak melaksanakan perintah itu.Karena itu, Ibrahim lantas mengambil 7 buah batu dan melemparkannya kepada iblis.Inilah yang pada akhirnya menjadi Jumrah Ula. Tidak berhasil menggoda Ibrahim, Iblis lantas membujuk Hajar agar segera mencegah suaminya yang bermaksud menyembelih putranya tersayang. “Namun Hajar juga menolak dan melempari Iblisdengan batu. Lokasi ini sekarang merupakan tempat melontar Jumrah Wustha,” ujarnya.Penyembelihan hewan kurban itu harus benar-benar didasarkan atas keikhlasan hati dan niat semata-mata mencari ridha Allah. “Kalau niat ikhlas dan semata karena Allah belum ada di hati kita, maka kiranya perlu ditata kembali niatan berkurban. Tujuannya agar tidak sia-sia kurban kita di sisi Allah SWT,” ucapnya.

Komentar