Kurangi Penggunaan Plastik, Daging Kurban Dibungkus Kardus Kotak Nasi

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAROS — Guna mengurangi penggunaan kantong plastik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros menggunakan kardus kotak makanan untuk membungkus daging kurban yang akan dibagikan ke warga kurang mampu.

Di mana kotak yang disiapkan lebih dari 300 kotak sesuai jumlah kupon yang disiapkan.

Bupati Maros, HM Hatta Rahman mengatakan, sebelum pelaksanaan Iduladha ini ia telah meminta kepada panitia kurban untuk tidak membungkus daging dengan kantong plastik.

“Ini salah satu upaya kami untuk mengurangi sampah plastik di hari Idul Adha ini,” ungkapnya.

Awalnya, pihak Pemkab Maros berencana menggunakan besek dari anyaman bambu atau daun kelapa sebagai wadah daging kurban yang akan dibagikan ke warga miskin.

Akan tetapi bahan itu sulit ditemukan oleh panitia dalam jumlah banyak. Sehingga terpaksa menggunakan kardus kotak nasi bungkus.

“Sebelum lebaran memang saya sudah minta ke panitia kurban untuk tidak menggunakan kantong plastik untuk membungkus daging kurban,” jelasnya.

Untuk jumlah sapi kurban yang disiapkan Pemkab Maros tahun ini kata dia, ada sekitar 39 ekor yang diambil dari setiap perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sapi kurban ini dikumpulkan di Lapangan Turikale dan pemotongannya disaksikan langsung oleh Bupati dan semua Kepala OPD.

“Alhamdulillah tahun ini sebanyak 39 ekor yang kita kumpulkan untuk dikurbankan. Semuanya dari Dinas-dinas dan juga ada dari perusahaan yang ikut menyumbang. Totalnya 300an kotak kita bagikan,” sebutnya.

Meski Pemerintah Kabupaten Maros telah membungkus daging dengan kotak kertas nasi ini, beberapa warga yang menerima pembagian daging kurban masih membungkus kembali kotak itu dengan kantong kresek.

Pasalnya kotak ini susah untuk ditenteng, apalagi jika naik motor.

“Kita bawa plastik dari rumah, karena kita kan naik motor. Kalau pakai kardus susah dibawanya,” kata seorang warga, Yusuf. (rin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...