Minyak Esensial Jeruk, Ini 6 Manfaatnya untuk Kesehatan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID– Tidak hanya enak dikonsumsi buahnya, tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai minyak esensial jeruk. Minyak esensial jeruk diketahui memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Berikut manfaat minyak esensial jeruk, seperti dilansir laman Stylecraze, baru-baru ini.

1. Agen anti-stafilokokus

Uap minyak ini kaya akan linalool, limonene, citronellal, dan terpineol memiliki sifat antibiotik dan bakterisida yang kuat. Minyak jeruk, yang dikombinasikan dengan minyak kayu putih, bisa mempercepat penyembuhan luka. Ini mengandung carvacrol, thymol, dan cinnamaldehyde. Oleh karena itu, minyak atsiri jeruk bisa menyembuhkan beberapa gangguan kulit seperti eksim, jerawat, dan luka bakar.

2. Anxiolytic dan relaxant

Sekresi melatonin menurun seiring bertambahnya usia, dan menyebabkan ritme biologis meningkat. Aromaterapi dengan minyak seperti jeruk manis, lavender, dan cemara bisa mempromosikan sekresi serotonin dan endorfin. Endorfin menciptakan efek sedatif, sementara serotonin berikatan dengan enzim pada malam hari untuk menghasilkan melatonin, sehingga bisa membantu Anda tidur. Meningkatkan sekresi endorphin dan serotonin menggunakan aromaterapi bisa membantu lansia tidur secara teratur dan mengurangi kecemasan dan agitasi terkait insomnia. Menghirup uap minyak jeruk manis juga bisa membantu wanita hamil mengatasi kecemasan selama persalinan.

3. Fungsi paru-paru dan peningkat kinerja atletik

Dalam sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2016, ditemukan bahwa menghirup uap minyak jeruk dan peppermint meningkatkan kapasitas paru-paru (dari 40 persen menjadi 70 persen) dan kinerja atletik. Aromaterapi dengan minyak ini juga bisa menghilangkan sensasi nyeri yang menusuk, menekan respons otonom, dan mengurangi nyeri otot dan kelelahan.

4. Pelindung kesehatan gigi

Minyak atsiri jeruk bisa memerangi karies gigi karena memiliki sifat antimikroba. Ekstrak etanol kulit jeruk mengandung alkaloid, saponin, tanin, turunan fenolik, dan flavonoid. Ini semua adalah komponen yang aktif secara biologis, dan mereka menghambat sintesis protein dalam patogen, sehingga membunuh mereka. Di masa depan, dengan penelitian yang cukup, ekstrak kulit jeruk bisa dimasukkan ke dalam produk gigi seperti kumur dan pasta gigi.

Sapi Watusi Bisa Bentuk Otot jika Dikonsumsi Rutin

Daun Singkong, 5 Penyakit Ini Bisa Disembuhkan

Daging Kurban, Begini Cara Tepat Menyimpannya

Daging Kambing, Ketahui 5 Hal Ini Sebelum Menyantapnya

YouTuber Ria Ricis Kesal Sapi Kurbannya Dibilang Kecil

5. Antioksidan dan agen antikanker

Ada bukti yang menunjukkan aktivitas apoptosis minyak jeruk manis dalam sel kanker manusia. Ini juga mencegah metastasis dan pertumbuhan leukemia manusia dan sel-sel kanker usus besar.

6. Agen Antelmintik dan insektisida

Minyak jeruk manis memiliki efek larvasidal yang kuat terhadap vektor malaria (Anopheles labranchiae) dan vektor demam kuning dan demam berdarah (Aedes aegypti). Minyak ini adalah fumigan kuat terhadap lalat rumah, kecoak, nyamuk, dan rayap bawah tanah. Ini juga merupakan agen anthelmintik yang efektif terhadap nematoda gastrointestinal.Minyak atsiri jeruk juga bisa menyembuhkan diare, keracunan makanan, dan kondisi terkait. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...