Pangkoopsau II Salat Id di Makassar, 11 Ekor Hewan Kurban Disembelih di Makoopsau II

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –- Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Pangkoopsau) II Marsda TNI Henri Alfiandi didampingi Kertua PIA Ardhya Garini Daerah II Koopsau II Ny. Henri Alfiandi beserta keluarga melaksanakan salat Idul Adha 1440 Hijriah di Lapangan Apel I Makoopsau II Makassar, Minggu (11/8/2019).

Tampak pula Kepala Staf Koopsau II Marsma TNI Andi Kustoro beserta keluarga, Pangkosekhanudnas II Marsma TNI Yulianta beserta keluarga, para pejabat Makoopsau II, para pejabat Makosekhanudnas II dan puluhan ribu Umat Islam sekitar daya, ikut pula melaksanakan salat id di tempat ini. Bertindak sebagai Khatib Idul Adha,  Dr. HM. Arfah Shiddiq.Pangkoopsau II Henri Alfiandi dalam sambutannya mengatakan, salat Idul Adha yang dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban, merupakan salah satu bukti akan ketaatan kepada perintah Allah SWT.“Peristiwa Idul Kurban itu sendiri, sebagaimana yang telah difirmankan Allah SWT, dalam Alquran, menggambarkan tentang ketinggian iman dan ketaatan Nabi Ibrahim Alaihissalam dan Nabi Ismail Alaihissalam dalam melaksanakan perintah Alah SWT.  Walaupun jiwa dan raganya menjadi taruhan namun dengan perasaan tulus dan ikhlas mereka tetap melaksanakan perintah Allah SWT,” jelas Henri Alfiandi.

Menurutnya, dari peristiwa Idul Kurban, dapat mengambil hikmah dan keteladanan dari Nabi Ibrahim Alaihissalam dan Nabi Ismail Alaihissalam, yang telah rela berkorban dengan tulus dan ikhlas didasari iman dan takwa kepada Allah SWT, sehingga keduanya lulus dari ujian yang sangat berat yang diberikan Allah SWT kepadanya.

“Makanya, saya menilai sangat tepat kiranya kalau tema yang diambil dalam peringatan Idul Adha tahun  1439 H/2018 M kali ini adalah; “Jadikan hikmah Idul Adha       1440 H/2019 M sebagai momentum peningkatan ketakwaan dan semangat rela berkorban guna mendukung tugas pokok TNI.”

Tema ini, sebut Pangkoopsau II Henri Alfiandi,   menjadi landasan bagi seluruh Prajurit dan PNS Koopsau II khususnya, maupun TNI AU pada umumnya dalam melaksanakan tugas-tugasnya sebagai alat pertahanan negara matra udara.

“Dengan semangat rela berkorban yang dilandasi keimanan dan ketakwaan, maka Insha Allah para Prajurit dan PNS Koopsau II akan senantiasa bersemangat tanpa ada keraguan sedikit pun dalam menghadapi setiap kompleksitas tugas-tugas yang menjadi tanggung jawabnya,” tegas Pangkoopsau II.

Dia pun berharap kepada seluruh Prajurit dan PNS Koopsau II khususnya dan seluruh jemaah yang hadir pada umumnya, kiranya hikmah Idul Kurban kali ini dapat menambah dan mempertebal kadar keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT.

Sementara Khatib Dr. HM Arfah Shiddiq dalam khutbahnya mengatakan, hikmah atau pelajaran  berharga yang dapat dipetik dari ibadah kurban. Pertama, Ibadah Kurban berarti berupaya mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan dimensi sosial yang sangat tinggi sebagai wujud rasa syukur atas nikmat dan karunia-Nya.

Kedua, Ibadah Kurban merupakan media untuk membangun solidaritas sesama manusia dengan memupuk semangat rela berkurban. Ketiga, Ibadah Kurban mendidik kita untuk meraih kesuksesan hidup dengan  menghilangkan sifat-sifat kebinatangan, keserakahan dan menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia.

Sementara itu, warga Koopsau II yang melakukan kurban di Makoopsau II, sebanyak 11 ekor hewan kurban yang disembelih, terdiri dari 9 ekor sapi dan 2 ekor kambing.

Pangkoopsau II Henri Alfiandi pada kesempatan ini, secara simbolis melakukan penyerahan hewan kurban kepada panitia kurban, yang selanjutnya dilakukan penyembelihan hewan kurban. (lis)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...