Pemanfaatan Putaran Gagang Pintu Sebagai Sumber Energi Pintu Elektronik

FAJAR.CO.ID - Mahasiswa Elektro Fakultas Teknik UNHAS menciptakan suatu alat pembuka pintu secara elektronik tanpa menggunakan listrik, Senin, (12/8). Pengembangan alat ini di bimbing langsung oleh Ir. Zaenab Muslimin, MT selaku dosen di Teknik Elektro Fakultas Teknik UNHAS.

Menurut ketua PKM Muh. Reyhan Thirza "Alat ini dibuat dengan menggunakan metode pencetak 3 dimensi atau 3D printing dengan berbahan dasar PLA (Polyactic Acid), Waktu pengerjaan hingga 4 bulan mulai dari studi literatur, perancangan system elektronik, perancangan design prototipe, pengujian alat, hingga simulasi protipe pada pintu.

Kelebihan dari alat ini pemasangannya sangat mudah karena tidak menggunakan insalasi listrik tidak menggunakan baterai seperti kunci pintu elektronik biasanya, kunci pintu elektronik yang menggunakan baterai biasanya diperlukan penggantian baterai secara berkala, hal ini dapat memberikan dampak yang tidak baik pada lingkungan karena limbah baterai yang makin bertambah.

Alat ini juga menggunakan sensor sidik jari sebagai akses kontrol pada kunci pintu elektronik agar pintu dapat terbuka dan kelebihan utamanya ialah mempunyai sumber energi tersendiri dengan memanfaatkan putaran gagang pintu dari kunci pintu elektronik. Putaran dari gagang pintu ini terhubung dengan beberapa susunan gear yang didesain agar putaran dari gagang pintu tersebut dapat dimaanfaatkan se-efisien mungkin untuk memutar generator DC.

Generator DC merupakan komponen listrik yang mengkonversi energi mekanik menjadi energi listrik. Listrik yang dihasilkan oleh generator DC inilah yang menjadi sumber dari rangkaian elektronika dan sensor sidik jari yang menjadi akses control untuk membuka pintu elektronik ini. (rls)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : asrie


Comment

Loading...