Penampungan Lumpur Makan Korban, Tuntut Proyek Ditutup

Selasa, 13 Agustus 2019 - 08:10 WIB

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Puluhan warga Sukomanunggal, Surabaya menggelar aksi unjuk rasa dan penyegelan lokasi ambrolnya penampungan lumpur milik PT Sinar Suri Utama.

Pasalnya, jebolnya penampungan lumpur menyebabkan satu orang pekerja pabrik sepatu meninggal dunia.

Aksi penyegelan digelar oleh warga setempat. Puluhan warga yang membawa poster tuntutan mendesak kepada kepolisian agar bertindak tegas pemilik PT Sinar Suri Utama.

Masturbasi Dipinggir Jalan, Pemuda Ini Direkam Perempuan

Bu Lauren Berambut Pirang Ini Cabuli Siswinya, Begini Aksinya

Memaknai Hakikat Kurban

Anak Pejabat Bersama Gadis Desa Pesta Terlarang di Kos-kosan

Kasus Pencurian Mendominasi di Sulbar

“Harus segera diproses hukum,” seru Subeki tokoh masyarakat yang ikut dalam unjuk rasa warga tersebut yang menuntut proyek proyek yang menyebabkan penampungan lumpur makan korban.

Dia mengatakan perusahaan milik pengusaha bernama Albert itu tidak berizin dan lalai dalam melaksanakan pengerjaan proyek pembangunan yang tidak sesuai dengan standar operasional prosedur.

Usai mediasi warga dengan pemilik perusahaan, aksi unjuk rasa itu akhirnya bubar. Polisi berjanji akan melakukan penyelidikan dan memproses hukum PT Sinar Suri Utama. (jpnn)