Tembus 8 Besar, Mamminasae Optimis Melaju ke Final

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Desa Mamminasae menjadi tim kuda hitam yang tengah menunjukkan taringnya dalam turnamen sepakbola tingkat desa di Kecamatan Lamuru.

Sudah dua kali bertanding. Dua kali juga menekuk lawannya. Pertama menyingkirkan Desa Poleonro B dengan skor 3-1, lalu Desa Barakkae B dengan skor 2-0 , Senin (12/8/2019).

Mamminasae turun dengan bermaterikan pemain yang berjiwa muda. Serangan demi serangan terus dilakukannya demi menekan jantung pertahanan lawan.

Sejak dibunyikannya pluit babak pertama tempo serangan tak pernah dikendurkan. Menyerang di kiri lapangan dan sesekali di kanan. Hasil perjuangan anak asuh Edy tersebut barulah membuahkan hasil pada menit ke 17.

Menyerang di bagian kanan lapangan oleh motor penggerak serangan, Fahrezi. Umpan lambung ke kotak penalti dan disambut hangat oleh Ramli dan berhasil membobol gawang Barakkae. Suporter pun berteriak di pinggir lapangan semua.

Tak puas dengan angka satu. Serangan demi serangan terus dilayangkan. Hanya berselang 4 menit, gol kedua tercipta dari kaki Jusman. Kali ini serangan melalui sektor tengah. Duet Fahrezi dan Jusman membuahkan hasil yang baik.

Skor hingga turun minum babak pertama 2-0. Di babak kedua, Mamminasae kurang agresif untuk menyerang. Lebih santai bermain di bagian pertahanan sendiri.

Kini Mamminasae telah mencatatkan namanya di 8 besar, dan akan melawan Desa Seberang. Salah satu tim yang diunggulkan dalam turnamen tahunan ini.

Namun Manager Mamminasae, Edy optimis bisa membawa timnya ke final. Bermodalkan pemain mudah, penuh semangat perjuangan. Kata dia, selama dua kali pertandingan ini akan dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk turun melawan Seberang.

“Materi pemain sudah bagus. Tinggal kekompakan di lapangan yang harus diperkuat,” kata lelaki yang gemar photografi itu. (gun)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...