Ternyata, Siswa yang Kritis Itu Terjepit Tiang Menara

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAROS — Menara BTS yang diduga milik XL Axiata rubuh. Beberapa siswa tertimpa. Dua orang terjepit.

Saat bel istirahat berbunyi, seluruh siswa SDN 240 Baddo-Baddo, Baji Mangai, Mandai, Maros keluar kelas. Sebagian siswa kelas empat, lima, dan enam latihan bernyanyi di halaman sekolah, Selasa, 13 Agustus 2019.

Pepohonan di sekitar sekolah bergoyang dihempas angin. Begitu juga dengan menara BTS XL Axiata yang berdiri tunggal di belakang sekolah. Jaraknya hanya sekitar satu meter.

Baut pengikat tower tak kuat menahan. Hingga akhirnya menimpa gedung sekolah. Patahan tiang sampai ke halaman sekolah. Lalu menimpa beberapa siswa.

Lima orang siswa, Khodijah Rafa Nur, Adinda Sri Rahmayani, Riza Wahyuni, Abrisam Bangga Arbani, dan Muhammad Sultan Ali Ashary, menjadi korban terparah. Lainnya luka-luka.

“Dua siswa kami, Khodijah dan Adinda terjepit. Untung ada bapak dan warga yang bantu angkat tiang besi. Karena tidak bisa diangkat berdua,” kata Guru SD 240 Baddo-Baddo, Novita Sari, di RS Dody Sarjoto.

Dari lima orang korban. Satu orang dilarikan ke RSUP Wahidin Sudirohusodo. “Belum siuman Khodijah. Dia kritis makanya dirujuk ke RS Wahidin,” ungkap Novita di RS TNI AU Dody Sarjoto dengan mata bekaca-kaca.

Pihak kepolisian Polres Maros sudah melakukan olah TKP. Kini melakukan penyelidikan lebih lanjut. (ans)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...