Topan Lekima Menewaskan 49 Orang, 1 Juta Mengungsi

FAJAR.CO.ID, BEIJING-- Korban tewas akibat Topan Lekima naik menjadi 49 pada hari Selasa (13 Agustus). Selain itu, ada 21 orang masih hilang setelah badai monster itu mendatangkan malapetaka di pantai timur China, menyebabkan kerusakan besar dengan angin kencang dan hujan lebat. Topan Lekima menghantam tiga provinsi yakni Zhejiang, Shandong, dan Anhui dan memaksa lebih dari satu juta penduduk mengungsi. Kantor berita resmi Tiongkok, Xinhua mengatakan Senin malam bahwa sedikitnya 49 orang tewas dan belasan lainnya masih hilang seperti dilansir channelnewsasia, Selasa, 13 Agustus. Cuplikan pada stasiun penyiaran negara CCTV menunjukkan ladang dan jalan yang banjir, kendaraan yang terendam, puing-puing yang tersebar dan pohon-pohon tumbang ketika angin kencang dan hujan mengguyur kota-kota di sepanjang pesisir. Lekima melakukan pendaratan di Provinsi Zhejiang pada hari Sabtu, yang menanggung beban kerusakan paling parah setelah badai melanda dengan kecepatan hampir 190 km per jam, dan menerjang pantai dengan ombak setinggi beberapa meter. Xinhua mengatakan curah hujan yang tercatat akhir pekan ini di provinsi Shandong, merupakan yang terbesar sejak pencatatan dimulai pada tahun 1952.

Asyik Timbang Sabu-sabu, Polisi Tangkap  Pengedar di Luwu Banyak Makan Daging, 6 Penyakit Ini Mengintai Kapitra Pastikan PDIP Biarkan I Nyoman Berjuang Sendiri Ada Apa Legislator Bungkam Soal Kasus Puskesmas di Kecamatan Majauleng? Ide Bamsoet Soal Pilpres, Pengamat: Jangan Asal Bicara
Bencana alam telah menimbulkan kerugian ekonomi sedikitnya 26 miliar yuan (US$ 3,7 miliar), kata pihak berwenang. Petugas penyelamat ditunjukkan di CCTV menggunakan perahu dan katrol tali, untuk mengangkut warga yang terdampar selama akhir pekan. Ribuan penerbangan dibatalkan dan rute kereta api terganggu akibat topan itu, lapor penyiar negara bagian itu, ketika Beijing, Shanghai dan kota-kota besar lainnya mendaratkan pesawat. Ratusan lokasi wisata di sepanjang pantai, termasuk Shanghai Disneyland, ditutup menjelang badai.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah

Comment

Loading...