Begal Payudara Marak, Begini Respons Wakil Wali Kota

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, TANGERANG– Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengaku baru mengetahui hal pelecehan seksual begal payudara yang terjadi di wilayahnya.

Sehingga, dia meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus yang meresahkan warga Bintaro itu.

Salah seorang wanita yang menjadi korban berinisial A, 18, mendapat pelecehan seksual saat mengendarai sepeda motor oleh pemuda yang mengatur arus lalu lintas atau biasa disebut pak ogah.

A diberhentikan dua pak ogah dan payudaranya di remas begitu saja. Peristiwa itu terjadi di Putaran McDonald’s Bintaro Sektor 9, Pondok Aren, Tangsel.

“Begal payudara, terserahlah bahasanya, itu jelas pidana. Korbannya kalau tidak suka, lapor polisi, untuk pembelajaran,” ujar Benyamin, Selasa (13/8).

Almien Ashar Jadi Ketua DPRD HSU di Usia 25 Tahun

Indonesia Berani Perang Dagang dengan Uni Eropa

Inggris Buka Peluang Bebaskan Grace 1, Klaim Iran

ASN Kerja dari Rumah Ditentang Honorer K2

Mati Darurat

Pria yang akrab disapa Ben menyebutkan sejumlah pasal yang dilanggar dari kejadian begal payudara itu. Dengan dilaporkan ke polisi, Ben berharap hukuman yang didapat akan memberikan efek jera kepada pelaku.

“Yang pertama adalah perbuatan tidak menyenangkan kepada si korban. Ke dua kalau kita pakai Undang-uindang perlindungan anak, itu juga kena. Buat si korban juga dilindungi oleh hukum dengan beberapa pasal. Perlakuan kekerasan kepada perempuan. Ini sudah mengarah pidana, laporkan saja,” jelasnya.

Ben mendorong agar kepolisian menjalankan fungsinya ketika laporan pelecehan datang. Ben malah meminta agar jika pelaku sudah tertangkap, dibuat ekspos agar masyarakat semakin waspada dan memberikan pelajaran kepada pelaku asusila lainnya.

“Setelah ditangkap mau di press release terserah saya kira itu bagus untuk pembelajaran,” jelasnya. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...