NA Turunkan Jabatan Kepala SAMSAT Makassar I Jadi Staf BKD

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah sementara melakukan evaluasi atas kinerja 188 pejabat eselon III dan IV. Mereka adalah pejabat yang sebelumnya bersoal lantaran SK pengangkatannya diteken oleh Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Dari jumlah tersebut, ada 46 pejabat yang diangkat tak sesuai dengan aturan golongan serta kepangkatan. Rencananya mereka yang dapat promosi tetapi belum mencapai pangkat maksimal, akan kembali ditarik ke posisi semula.

Salah satunya, yakni Bustanul yang kini menjadi Kepala SAMSAT Makassar I. Pegawai pindahan dari BPKSDM Bantaeng Ini akan dikembalikan oleh Nurdin ke jabatan semula sebagai Staf BKD Sulsel. Tinggal tunggu waktu.

“Itu (Bustanul) kita tarik (ke BKD Sulsel). Itu (SAMSAT) orang-orang hebat. Dia bukan bidangnya di situ. Kita komitmen evaluasi, Pemkot Makassar saja bisa,” jelasnya kepada FAJAR, saat ditemui di kantornya kemarin.

Jabatan SAMSAT pun, kata dia, akan dikembalikan ke pejabat lama, yang kini mengisi posisi Kabag Keuangan di RSUD Labuang Baji. Pihaknya pun sudah meminta tim penilai kinerja agar cepat bekerja untuk menuntaskan masalah ini.

“Tim evaluasi kinerja daerah bekerja total secara profesional. Pokoknya semua kita evaluasi setelah 3 bulan menjabat pasca dilantik,” tambahnya.

Sebelumnya di SK awal, Nurdin Abdullah hanya mengangkat 79 pejabat eselon III dan IV pada April lalu. Nurdin pun menyerahkan pelantikan 79 pejabat itu ke Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, untuk dilantik lantaran cuti Umrah.

Belakangan, Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengubah SK 79 pejabat menjadi 193 orang. Hingga akhirnya pengangkatan tersebut bersoal. Nurdin terakhir lalu memutuskan mengangkat 188 pejabat dengan SK baru, dengan syarat akan dievaluasi tiga bulan kemudian. (ful)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...