Satu Keluarga Dibantai, Termasuk Anak Berusia 4 Tahun

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, BANTEN– Satu keluarga di Kampung Geneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten, dibantai orang tak dikenal. Dalam insiden itu, seorang bapak bersama anaknya tewas, sementara ibunya masih bisa diselamatkan.

Rustandi, 30; dan Alwi, 4; ditemukan tidak bernyawa sekitar pukul 07.00 WIB oleh pekerja bangunan yang tak lain teman kerja Rustandi. Sementara, Siti Sadiyah, 25, ditemukan masih bernyawa meskipun penuh dengan luka senjata tajam.

Kerabat korban, Feri mengatakan, kejadian sadis itu diperkirakan terjadi sekitar tiga sampai empat jam sebelum keduanya ditemukan tak bernyawa.

“Jadi jam tujuh pagi ada tukang bangunan yang mau ngambil alat, tiba-tiba semuanya sudah terkapar di dalam rumah,” kata dia, Selasa, (13/8).

Feri berharap pelaku pembunuhan dapat segera ditemukan dan mendapatkan hukuman setimpal. Hingga kini, kasus tersebut masih dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian atas adanya satu keluarga dibantai di Bantan.

“Kita lagi mendalami apakah bagian dari perampokan atau murni pembunuhan,” ujar Kasat Reskrim Polres Serang Kota, AKP Ivan Adhitira kepada wartawan, Selasa (13/08/19).

KSAD Pertahankan Enzo Zenz di Akmil, Ini Apresiasi PKS

Begal Payudara Marak, Begini Respons Wakil Wali Kota

Almien Ashar Jadi Ketua DPRD HSU di Usia 25 Tahun

Indonesia Berani Perang Dagang dengan Uni Eropa

ASN Kerja dari Rumah Ditentang Honorer K2

AKP Ivan Adhitira mengatakan, korban tewas merupakan ayah dan anak yakni Rustadi (33) dan anaknya berumur 4 tahun. Sedangkan istri korban Siti Sadiyah (24) kritis.

“Kondisi korban diduga pembantaian satu keluarga di mana kepala keluarga meninggal dunia dan anaknya umur 4 tahun tewas. Sedangkan ibu kritis,” jelasnya.

Menurut AKP Ivan, ketiga korban ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB oleh teman korban di ruang keluarga. Saat itu, teman korban hendak mengambil peralatan bahan bangunan. Tetapi saat memasuki rumah korban, tercium bau amis oleh saksi, yang kemudian meminta pertolongan warga.

“Masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dua jenazah korban dibawa ke RS dr Dradjat Prawiranegara, Serang,” katanya. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...