Soal Gedung IKM Pengelolaan Logam, Bupati Bone: Kalau Tidak Mau Pindah Tidak Usah

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi menegaskan tetap akan menggunakan Gedung Sentra IKM Pengelolaan Logam, Dinas Perindustrian Kabupaten Bone. Semua bakal dibangun sebaik mungkin. Bahkan, anggaran pun akan disiapkan.

Menurut Fahsar, gedung itu saat ini belum diserahkan, karena memang anggarannya dari pusat, tetapi gedung itu pastinya akan digunakan. Tidak mungkin tidak. “Itu kepentingan pengembangan UKM, digarap untuk mereka para pengrajin besi. Jangan ada kepentingan lain. Perlahan akan digunakan, dan harus dilakukan penyerahan nanti,” katanya saat ditemui di Hotel Novena kemarin.

Kata dia, sekaitan dengan adanya pengrajin besi yang tidak ingin pindah. Itu tidak menjadi masalah. Sebab, tidak hanya satu pengrajin besi saja di Bone. Ada banyak. “Kalau tidak mau ya tidak usah. Apalagi tidak hanya satu pengrajin besi. Ada banyak kok di sana,” tegasnya.

Ketua DPD II Golkar itu menuturkan, mengapa para pengrajin besi tidak mau pindah karena persoalannya mereka menganggap harusnya dibangun di tempatnya. Bukan ditempat lain. “Tidak mungkin dibangun di sana (Dusun Bilae, red) kalau tidak ada orang yang mau masuk. Penambahan anggaran nanti juga ada, namun harus disesuaikan,” beber Fahsar.

Diketahui pusat pemgrajin besi berada di Dusun Abbolange, Desa Lappoase, Kecamatan Awangpone. Mereka menolak pindah di gedung tersebut yang berada di Dusun Bilae, Sebab lokasi tersebut susah diakses, banyak kendala, dan tanahnya juga tidak sesuai.

Salah seorang pengrajin besi Dusun Abbolange, Mappatang masih bersikukuh tinggal di depan rumahnya untuk melakukan aktivitasnya. Apalagi dudah ada tiga kelompok disekitar lokasinya yang setiap hari menerima orderan untuk membuat parang, dan semacamnya. “Sampai saat ini kami tetap di sini. Kami tidak pindah,” ucapnya. (gun)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...