Akar Kuning Bisa Cegah Kanker, Ini Penjelasan Pakar

Kamis, 15 Agustus 2019 15:15
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID– Belakangan masyarakat dihebohkan dengan viralnya obat anti-kanker dari akar bajakah yang ditemukan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Khusus akar kuning, diyakini bisa mencegah kanker.Namun untuk akar bajakan, para peneliti masih belum bisa memastikan khasiat akar bajakah karena harus melakukan penelitian lebih lanjut.Guru Besar Tetap Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Irmanida Batubara menjelaskan bahwa sejauh ini ada akar-akaran yang sudah dipatenkan sebagai tanaman anti-kanker. Namanya akar kuning.“(Akar kuning, Red) sudah dipatenkan bisa menjaga hati (liver, Red) dari kanker,” kata Irmanida.Dalam penelitian yang sudah dilakukan, ekstrak akar kuning mempunyai khasiat memperbaiki fungsi hati dengan menurunkan kadar serum transaminase dan serum bilirubin.

Kemendagri Sebut 2.357 ASN Korupsi Menunggu DipecatAmran Sulaiman Ungkap Importir Bawang Putih Telah DiblacklistTina Toon Jadi Anggota DPRD Jakarta, Ingin di Komisi ENyeri Haid, Redakan dengan 7 Makanan IniGrup Musik HONNE Konser di Jakarta, Ini Jadwalnya

Akar kuning juga dapat meningkatkan pertumbuhan sel hati Chang (ATCC CCL-13). Metode ekstraksi yang dilakukan terhadap akar ini juga sudah terbukti mampu memberikan ekstrak yang berkhasiat sebagai hepatoprotektor dan atau hepatoterapi.Semua penjelasan di atas, kata Irmanida, sudah dibuktikan lewat penelitian yang panjang. Kembali ke khasiat akar bajakah yang hingga kini masih ditelaah kebenarannya, Irmanida mengatakan bahwa masyarakat bisa bersikap bijaksana dalam mengonsumsi obat.“Masyarakat sebaiknya bersikap bijak dengan temuan-temuan yang ada. Jika sudah bisa dikomersialkan dan disetujui oleh BPOM, maka masyarakat dapat dengan tenang memanfaatkannya. Kita tentu sangat bahagia jika hasil sumber daya alam Indonesia dapat membantu kesehatan masyarakat dunia, apalagi jika telah dibuktikan secara ilmiah,” tutupnya. (jp)

Komentar


VIDEO TERKINI