Kasus Rohayatun, Guru Honorer Siapkan Bantuan Hukum

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, KUNINGAN — Forum Guru Tenaga Honorer dan Swasta Nasional Indonesia (FGTHSNI), memastikan akan memfasilitasi bantuan hukum bagi Rohayatun, guru honorer nonkategori.Ibu guru yang mengabdi sejak 2017 di SDN Margapati Kuningan Jawa Barat, kesandung masalah karena niat baiknya disikapi negatif pemerintah desa di mana Rohayatun mengabdi.”Kami dari Pengurus Pusat FGTHSNI turut prihatin dengan kejadian ini, dan sungguh disayangkan jika niat baik guru Rohayatun ternyata disalahartikan pemerintah Desa Margabakti, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan dengan melayangkan surat protes ke Dinas Pendidikan,” kata Riyanto Agung Subekti alias Itong, pengurus pusat FGTHSNI, Kamis (15/8).Dia menambahkan, pengurus pusat FGTHSNI akan memfasilitasi bantuan hukum terhadap Rohayatun, karena kebenaran harus ditegakkan.Dari penuturan Rohayatun kepada pengurus pusat FGTHSNI, kejadian bermula saat awal pertama Jodi masuk sekolah pada Selasa, 23 Juli 2019.Sehari sebelumnya, Senin, 22 Juli, Jodi sedang memunguti cengkih di dekat sekolah. Lalu Jodi disamperin kepsek. Ditanya Jodi sekolah yah, tanpa menjawab Jodi langsung mengangguk.Lalu kepsek menyuruh Rohayatun dan guru Dini untuk membelikan seragam sekolah Jodi.”Tanggal 23 Juli 2019 saya menunggu Jodi di sekolah, tapi dia tidak datang-datang. Setelah agak siang jam 08.00 lebih, Jodi datang untuk jajan ke sekolah dengan memakai baju kotor dan tanpa alas kaki. Lalu saya samperin Jodi dan mengajaknya ke atas untuk memandikan dan memakaikan seragam,” tutur Itong mengutip pernyataan Rohayatun.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...