Prada Deri Permana Dibantu Ibu Lontong Melarikan Diri


FAJAR.CO.ID, PALEMBANG– Oknum TNI, Prada Deri Permana (DP) menjalani dua sidang berbeda, yakni kasus desersi dan kasus pembunuhan. Dalam kasus desersi, warga Taman Bacaan Seberang Ulu 2 Palembang ini disidang karena kabur dari pendidikan militer. Sedangkan dalam kasus pembunuhan, Prada DP disidang karena membunuh dan memutilasi kasir cantik yang juga pacarnya sendiri, Vera Oktora.Seperti diberitakan, Pada sidang kasus desersi, Prada DP divonis 3 bulan penjara pada Selasa (13/8) kemarin. Putusan majelis hakim ini lebih ringan satu bulan dari tuntutan. Sedangkan pada kasus pembunuhan, Prada DP masih harus menjalani beberapa kali persidangan sebelum majelis hakim menjatuhkan vonis.Sebelumnya, oditur militer, Mayor CHK Andi Putu menuntut Prada DP selama 4 bulan penjara dalam kasus desersi. Hakim pengadilan militer I-04 Palembang, Letkol CHK Muhammad Kazim SH, selaku hakim ketua beranggotakan Letkol SUS Much Arif Zaki Ibrahim SH, dan Mayor CHK Syawaluddinsyah SH menilai semua unsur pasal 87 ayat 1 ke 2 juncto ayat 2 KUHPidana Militer, yaitu pidana desersi pada masa damai telah terbukti.Seperti biasa, sidang kasus desersi Prada DP digelar setelah sidang kasus pembunuhan yang hingga kini masih berproses. Berbeda dengan sidang kasus pembunuhan, sidang desersi tidak ramai pengunjung. Terdakwa dalam sidang desersi ini tidak didampingi kuasa hukum.Sebelumnya, di dalam surat dakwaan Oditur Militer disebutkan, Prada Deri Permana yang merupakan siswa Dikjurtaif Abit Dikmata TNI AD Gelombang II Tahun 2018/Rindam II/Sriwijaya, Baturaja. Oditur militer mendakwa Prada DP dengan pasal 87 ayat 1 ke 2 juncto ayat 2 KUHPidana Militer. Menurut Oditur Militer, terdakwa pada 4 Mei s/d 12 Juni 2019 telah kabur tanpa kabar yang jelas dari tempat pendidikannya di Rindam II/Sriwijaya, atau selama 40 hari berturut-turut.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...