Turunkan Backlog MBR, Pemerintah Bangun 3,9 Juta Rumah

Kamis, 15 Agustus 2019 08:48

FAJAR.CO.ID– Pemerintah berupaya menurunkan backlog rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Rencananya sepanjang 2020 hingga 2024, akan dibangun 3,9 juta unit rumah. Untuk mencapai semua itu, dibutukan dana sekitar Rp780 triliun.Agar pembangunan itu tercapai dan MBR pun bisa memiliki rumah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan sejumlah formula. Di antaranya dengan mengedepankan Public Private Partnership (PPP) atau yang lebih dikenal dengan kerja sama pemerintah badan usaha (KPBU).“Kemampuan anggaran Pemerintah hanya mampu memenuhi 30 persen dari total pembiayaan. Oleh karena itu, perlu adanya skema pembiayaan alternatif dalam penyediaan perumahan melalui keterlibatan sektor swasta,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan (PIPUP) Eko Djoeli Heripoerwanto yang membacakan statemen Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.Pernyataan itu dikemukakan di acara Workshop Public Private Partnership (PPP) for Affordable Housing di Jakarta, Rabu (14/8).Eko Djoeli melanjutkan, salah satu isu dan kendala utama dalam proses penyediaan perumahan yang terjangkau adalah tren urbanisasi yang memberi dampak pada tingginya kebutuhan rumah yang layak dan terjangkau di kawasan perkotaan.Saat ini lebih dari 55 persen orang Indonesia tinggal di kota-kota. Laju urbanisasi itu saat ini sebesar 2,3 persen, sehingga diperkirakan pada 2030 mendatang lebih dari 73 persen orang Indonesia akan tinggal di kawasan perkotaan.

Bagikan:

Komentar