Dosen UGM Gantung Diri Saat Istri Belanja ke Pasar

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, YOGYAKARTA — Budi Setiyanto, 55, dosen UGM (Universitas Gadjah Mada) ditemukan tewas gantung diri di kediamannya di Nyutran RT 05 RW 17, Wirogunan, Kecamatan Mergangsan, Yogyakarta, Kamis siang (15/8). Korban diketahui merupakan pengajar di Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik.

Kepala Humas dan Protokol UGM Iva Ariani membenarkan kabar tersebut dan menyatakan bahwa Budi merupakan dosen berstatus aktif, setelah pihaknya mengecek data kepegawaian UGM dan mengonfirmasi ke pihak fakultas.

“Tim dari Fakultas Teknik dan sebagainya juga mengonfirmasi memang benar kejadian itu,” katanya saat dihubungi.

“Kami kaget dan berduka terhadap kejadian ini. Tapi kami masih tunggu hasil dari pihak berwajib,” tandasnya.

Sandiaga Uno Siap Bantu Prabowo dalam Kapasitas Apa Saja

Bupati Maros Bakal Diperiksa Penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel Soal Tambang

SBY, Prabowo, Habibie, Boediono Absen di Sidang Tahunan MPR

Anak di Bawah Umur Tidur di Bus, Kakek Gituin Saat Dini Hari

CPNS 2018 Lulus SKD Tak Jelas, Ini Solusi Kemenpan RB

Kapolsek Mergangsan, Kompol Tri Wiratmo menjelaskan, diduga dosen UGM  ini gantung diri karena depresi atas penyakit yang dideritanya sejak Maret 2019 tidak kunjung sembuh. Bahkan diketahui korban masih dalam proses penyembuhan dan kontrol rutin.

”Belum tahu penyakitnya apa, pihak keluarga tertutup, hanya depresi dan dalam perawatan dokter jiwa di Purinirmala,” jelasnya.

Tri memaparkan, sebelum kejadian, korban masih berada di rumah bersama Yuli Setyanti dan Suparno. Baru ditemukan tewas sekitar pukul 11.00 WIB oleh Yuli Seriyanti, 47 sepulang dari belanja.

“Jam 09.00 Bu Yuli Setyanti pergi ke Wijilan dan belanja di warung sayur, jam 11.00 pulang ternyata korban Budi sudah meninggal dunia, dengan gantung diri menggunakan tali tambang di teras,” beber Tri. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar