PB HMI ke Pemda Sinjai: Harusnya di Support Bukan Dipermalukan Secara Institusi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR - Pasca insiden penyitaan kursi oleh Bagian Perlengkapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai terhadap kegiatan Latihan Kader (LK) 2 HMI yang berlangsung di gedung pertemuan Sinjai Bersatu, Kamis, 15 Agustus kemarin berbuntut panjang.

Pengurus Besar HMI ikut mengecam tindakan yang dilakukan oleh Pemkab Sinjai itu. Sekadar diketahui, akibat kejadian tersebut peserta LK 2 yang berasal dari luar kabupaten dan Provinsi Sulsel inipun harus berdiri tanpa kursi.

[caption id="attachment_495550" align="alignnone" width="1040"] Latihan Kader (LK) 2 HMI yang berlangsung di gedung pertemuan Sinjai Bersatu.[/caption]

Ketua Pengurus Besar HMI (PBHMI) Bidang Pembinaan Anggota, Helmy Yunan, menyayangkan terjadinya insiden ini dan tindakan tersebut telah memalukan nama organisasi.

"Kami kecewa atas tindakan penyitaan tersebut, ini sangat menganggu ditengah-tengah berlangsungnya proses pelatihan yang merupakan salah satu agenda sakral bagi HMI, apalagi juga banyak peserta yang berasal dari cabang-cabang di luar sinjai," ungkap Helmy.

Menurut Helmy, sikap dari Pemkab Sinjai telah membuat malu HMI secara institusi terkhusus HMI Cabang Sinjai.

"HMI telah banyak melahirkan tokoh - tokoh bangsa dan mereka terlahir dari ruang - ruang perkaderan HMI. Insiden tersebut tentunya mencederai HMI sebagai organisasi pencetak tokoh - tokoh bangsa dan telah membuat malu organisasi ini secara kelembagaan khususnya Cabang Sinjai," tegasnya.

Helmi juga menambahkan harusnya Pemerintah mensupport kegiatan yang membawa nama kabupaten sinjai dan memperkenalkan secara nasional, bukan justru membuat hal yang tidak elok.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : taqim

Comment

Loading...