PDIP dan PKS Walk Out di Rapat Final Angket, Ada Apa ?

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Berbeda dengan pembacaan resume BAP dan analisis yuridis, rapat pengambilan rekomendasi pansus digelar tertutup dini hari tadi. Setelah diskorsing 10 menit, rapat pengambilan keputusan yang digelar tertutup berlangsung singkat.

Ketua Pansus Hak Angket, Kadir Halid mengatakan ada tujuh poin hasil rapat kesimpulan yang akan dibawa ke dalam rapat paripurna terdapat tujuh poin. Salah satunya adalah mengusulkan kepada aparat penegak hukum yakni Kejaksaan, Kepolisian dan KPK. Namun Kadir enggan mengungkap semua rekomendasi pansus.

“Itu salah satunya. Sisanya nanti di rapat paripurna disampaikan lengkap. Silakan hadir dan dengarkan,” tuturnya.

Dua anggota pansus, Ariady Arsal dari Fraksi PKS dan Alimuddin dari Fraksi PDIP memilih tidak mengikuti proses pengambilan rekomendasi. Keduanya buru-buru bergegas ke lift, meninggalkan arena rapat setelah rapat tertutup selesai. Kedua fraksi memiliki pendapat berbeda dan tidak mau ikut dalam pengambilan keputusan.

“Kami menyebut rekomendasi yang diambil melampaui kewenangan tidak sesuai tata tertib. Kami punya pendapat berbeda atau terpisah. Jadi kami anggap putusan rekomendasi tidak sah. Ini hak angket baru hak penyelidikan tetapi seolah-olah sudah seperti hak menyatakan pendapat (HMP),” ucapnya didampingi Alimuddin.(fik)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...