PDIP Minta Rakyat Kawal Gubernur

Jumat, 16 Agustus 2019 - 22:00 WIB
ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Fraksi PDIP menolak keras rekomendasi Pansus Angket DPRD Sulsel untuk memakzulkan gubernur. Terutama karena pansus mengabaikan seluruh saran, masukan, dan pendapat PDIP. Karenanya, mereka meminta rakyat Sulsel mengawal kepemimpinan gubernur.

Sekretaris DPD PDIP Sulsel, Rudy Pieter Goni, menganggap pansus melewati kewenangannya dalam kesimpulan yang diterbitkan. Menurutnya, terlalu dini dan sangat jauh langkah rekomendasi pemakzulan tersebut.
“Ini tidak bisa diterima dan akan menjadi preseden buruk dalam perpolitikan. Begitu mudah mengelurkan rekomendasi pemakzukan,” kata Rudy, Jumat, 16 Agustus 2019.

Dia bahkan melihat kondisi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah justru sedang terzalimi dalam hal keputusan pansus tersebut. Karenanya, anggota DPRD Sulsel ini meminta semua rekan seperjuangan di DPRD merapatkan barisan dan menolak rekomendasi pansus yang dinilai kebablasan.

“Kami meminta rakyat Sulsel mengawal Prof Nurdin dan Andi Sudirman Sulaiman yang ingin digoyahkan. Suara Rakyat adalah kekuatan bagi Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman dalam menghadapi rekomendasi yang penuh dengan kesewenangan,” bebernya.

Apalagi, lanjut dia, Nurdin Abdullah tidak diberi kesempatan menghadirkan saksi-saksi ahli dan meringankan atas tuduhan yang diutarakan pansus. Misalnya pansus secara sengaja tidak mengundang pihak Kemendagri dan KemenPan untuk dimintai pandangan soal hal-hal yang menjadi sorotan pansus.

“Kami akan menggunakan segala daya upaya sesuai dengan UU dan peraturan hukum yang berlaku untuk menghadapi ini,” bebernya. (nur)

Loading...