Resume Pansus Sengaja Tidak Dibagikan, Ariady: Isinya Parsial dan Hanya Memojokkan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR- Anggota pansus hak angket fraksi PKS, Ariady Arsal mengungkapkan kesimpulan Pansus hak angket keliru. Resume-nya sangat parsial.

Ariady menyebutkan banyak fakta persidangan tidak dimunculkan di resume Pansus. Dan imbasnya memang sangat memojokkan Gubernur dan Wagub. Kata dia, salah satu yang paling mendasar SK pelantikan pejabat masih dijadikan obyek hak angket.

“Padahal jelas penjelasan saksi ahli, Margarito Kamis, soal kisruh SK 193 sudah tidak bisa lagi jadi obyek karena sudah dievaluasi Kemendagri. Jadi sudah selesai persoalannya,” bebernya.

Akibatnya, kesimpulan tidak sesuai dengan fakta dan penjelasan yang sudah hampir 5 jam dibacakan tidak sesuai dengan tata tertib DPRD. Bahkan berkas resume setebal lebih dari 100 halaman tidak dibagikan ke anggota Panitia Angket dengan alasan belum rapi.

“Akibatnya kan ini kesimpulannya sudah terlalu jauh melampaui kewenangan. Hak angket itu hanya penyelidikan. Jangan melanggar tata tertib dong,” tegasnya.(fik).

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...