Zulhas Suarakan Hidupkan GBHN melalui Sidang MPR

Jumat, 16 Agustus 2019 - 10:07 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Dorongan pembentukan kembali Garis Besar Haluan Negara (GBHN) semakin kencang. Kali ini datang dari Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan (Zulhas).

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyuarakan hak itu dalam sidang tahunan MPR RI, di komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (16/8).

Zulhas mengatakan, perlunya menghidupkan kembali GBHN sudah melalui berbagai pertimbangan. Bahkan sudah dilakukan diskusi dengan berbagai kalangan. Seperti para pakar, akademisi dan tokoh-tokoh masyarakat. Dia berharap di MPR periode 2019-2024, rekomendasi ini bisa ditindaklanjuti.

“Salah satu rekomendasi yang telah mendapatkan kesepakatan bersama adalah perlunya sistem perencanaan pembangunan nasional model GBHN melalui perubahan terbatas terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” ujar Zulhas.

Jaksa Agung, PDIP: Waspadai Titipan Partai Politik

Daun Asam, Berikut 9 Manfaatnya untuk Kesehatan

Shafa Harris dan Bastian Tepergok di Resepsionis Hotel

Oknum Karyawan Bank Mandiri Sidrap Tilap Uang Nasabah Rp2 Miliar, Korban Ancam Menduduki Bank

Kasatpol Pamong Praja Belum Dilantik, Ini Alasan Bupati Tator

Zulhas menuturkan, GBHN perlu dihidupkan kembali sejak dibubarkan pada 1999. Karena sistem perencanaan pembangunan seperti itu dibutuhkan oleh bangsa saat ini. Terlebih, luas wilayah Indonesia sangat luas. Sehingga butuh haluan untuk menuju kemajuan.

“Negara seluas dan sebesar Indonesia memerlukan haluan sebagai pemandu arah pelaksanaan pembangunan nasional yang berkesinambungan,” jelasnya.

Haluan yang dimaksud, disusun secara demokratis berbasis kedaulatan rakyat. Disertai landasan hukum
yang kuat. Haluan itu menjadi peta jalan bagi seluruh komponen bangsa.

“Termasuk lembaga negara untuk mencapai cita-cita dan tujuan nasional sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” tegas Zulhas. (jp)

Loading...