Fahri Hamzah Sebut Keputusan Jokowi Sangat Berbahaya


FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menilai rencana Presiden Jokowi memindahkan Ibu Kota Negara ke Kalimantan sangat berbahaya.Menurut Fahri, Jakarta bukan hanya sekadar ibu kota, melainkan banyak sejarah yang terkandung di dalamnya.”Saya sudah baca kajiannya, enggak terlalu dalam kajiannya. Terutama posisi Jakarta, susah. Meninggalkan gedung (DPR) ini susah, gedung ini terlalu kuat sejarahnya. Istana terlalu kuat sejarahnya. Jadi kita pindah ke tempat yang baru, Indonesia tanpa jejak, itu berbahaya,” kata Fahri di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (16/8).Menurut Fahri, tidak ada gunanya memindahkan Ibu Kota Negara pada saat ini. Apalagi, kata Fahri, Jokowi mengusung industri 4.0 yang serba berbasis digital.

Cut Meyriska Usai Dinikahi Roger: Gitu Doang, Sedih YaIstri Hamil Muda Dijual Rp2 Juta kepada Hidung BelangUstaz Abdul Somad Soal Video Tuduhan Penistaan AgamaWarga Sulut 40 Hari Terombang-ambing di Laut, Ini KondisinyaJessica Iskandar-Richard Kyle Jadwalkan Menikah April 2020

“Sekarang ini ruang dan waktu sudah enggak ada gunanya karena semua bisa digunakan secara digital. Jadi saya kira sekarang ini, ya, lebih penting kita memperkuat pembentukan daerah otonomi baru sebagai syarat lahirnya daerah-daerah yang lebih kuat,” kata politikus PKS ini.Oleh karena itu, Fahri menyarankan sebaiknya rencana pemindahan Ibu Kota Negara dibatalkan. Seandai hal itu keinginan keras Jokowi, maka pemindahan baiknya dilakukan di pesisir Jakarta.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar