HUT RI, Banyak Daerah Belum Nikmati Aspal di Lutim dan Lutra

Minggu, 18 Agustus 2019 - 14:16 WIB
ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MALILI — Masih banyak daerah di Luwu Raya yang belum menikmati kemerdekaan. Masyarakat sejumlah daerah terpencil di Luwu Timur dan Luwu Utara belum menikmati listrik dan jalan aspal.

Aktivis Pemuda Muhammadiyah Luwu Timur, Amin Abdullah, mengatakan, masyarakat daerah yang ada di Luwu Timur masih ada yang belum menikmati listrik. “Meski pun Luwu Timur telah memiliki tiga pembangkit listrik tenaga air (PLTA) milik PT Vale dengan kapasitas besar,” kata Amin kepada FAJAR, Minggu, 18 Agustus 2019.

Dia merinci, daerah yang belum tersentuh listrik adalah wilayah Loreha. Terutama Kampung Landangi, Kampung Pallauru. Lalu daerah Matano terutama di Kampung Bonepute, Kampung Lasulawai, dan Kampung Tole-tole.

Kemudian, daerah yang belum tersentuh pengaspalan jug masih banyak. Di mana kampung yang belum tersentuh pembangunan aspal jalan adalah enam desa di Mahalona Raya. Ada jalan dibeton tetapi baru 2 kilometer. Lalu daerah Parumpanai, beberapa daerah di Angkona.

“Kami warga Luwu Timur meminta bupati supaya merealisasikan janjinya diakhir periodenya. Untuk mengaliri listrik ke rumah warga dan membangun jalan,” kata Amin.
Menurutnya, warga yang menikmari listrik dan jalannya masih seperti kubangan kerbau belum menikmati kemerdekaan di Luwu Timur. Program Luwu Timur terkemuka belum dirasakan sebagian warga daerah penghasil nikel tersebut.

“Kami warga masih beri waktu merampungkan program pada sisa periode sebelum pilkada,” paparnya.

Sementara di Luwu Utara, daerah yang belum diaspal dan belum menikmati listrik dari PLN berada di daerah terpencil. Terutama di Seko, Rampi, Limbong, sebagian Bone-Bone, Malangke, dan Malangke Barat.

Pihaknya meminta pemerintah memberi perhatian khusus bagi daerah yang belum menikmati listik dan daerah yang jalannya belum diaspal. Supaya masyarakat merasakan kemerdekaan dalam pembangunan. (shd)

loading...