CEO Pahlawan

Senin, 19 Agustus 2019 07:08

Oleh Dahlan Iskan

FAJAR.CO.ID– Gajah dirubung semut. Yang terjungkal perusahaan besar.Yang demo anak-anak muda. Yang didemo polisi/pemerintah. Korban yang jatuh: CEO Cathay Pacific.Namanya Rupert Hogg. Orang Inggris. Alumnus Oxford.Ia mengundurkan diri Jumat lalu. Bersama wakil CEO-nya. Sebagai tanggung jawab yang harus mereka ambil –untuk menyelamatkan masa depan perusahaan.Rupert Hogg pahlawan untuk Cathay empat tahun lalu. Dialah yang berhasil membawa Cathay keluar dari kesulitan keuangan.Belakangan ini Cathay menghadapi kesulitan lagi. Sejak demo marak di Hong Kong. Termasuk berhasil memblokade salah satu bandara tersibuk di dunia itu.Tiongkok telah membatasi gerak Cathay. Ada prosedur baru yang harus dipenuhi.Cathay tidak boleh terbang ke kota-kota di Tiongkok. Sebelum menyerahkan data siapa awak pesawat yang menerbangkannya. Pun data itu harus disetujui dulu oleh otoritas penerbangan Tiongkok.Itu, menurut Tiongkok, demi keselamatan penumpang. Penyebabnya: awak Cathay dianggap pernah membocorkan identitas penumpang kepada aktivis.Lalu Cathay dianggap tidak membantu pemerintah Hong Kong. Dalam menghadapi gelombang demo yang berlarut –yang kemarin sudah melebihi 70 hari.Bocoran identitas penumpang itulah yang menyebabkan demo menyasar bandara. Selama lima hari nonstop. Membuat sekitar 1.500 penerbangan internasional dibatalkan.Cathay sudah memberhentikan dua pilotnya. Juga beberapa crew-nya.Namun belum melunakkan sikap Tiongkok. Ada indikasi Cathay mencoba-coba menantang: minggu lalu sebuah pesawat minta izin melintasi udara Tiongkok.

Bagikan berita ini:
8
7
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar