Ketua DPRD Papua Marah Soal Rasis, Ini Pernyataanya

Senin, 19 Agustus 2019 - 13:32 WIB

FAJAR.CO.ID, JAYAPURA –Ketua DPRD Papua, Yunus Wonda ikut marah pasca insiden yang terjadi di Malang dan Surabaya. Ia menyebut bahwa  tak seharusnya ada kalimat yang berbau SARA dalam bentuk apapun ketika melakukan protes.

Ia menyatakan, bahwa Tuhan menciptakan manusia sudah menjadi sempurna bagi semua dan tak sepantasnya manusia mencela seperti itu.

“Saya pikir kejadian di Malang tak seharusnya terjadi. Tuhan menciptakan manusia semua sama. Toh di Papua kami juga menerima berbagai suku bangsa tanpa keberatan dan tak mencela seperti itu,” tegasnya.

Kunci Pendidikan Maju, Ada di Daerah

Daun Sirsak Campur Madu, Ini 6 Khasiatnya

Pendidikan Harus Berhasil Mengeluarkan Anak Didik Berkualitas

“Menolak Hak Angket karena Produk Dipaksakan Serta di Skenario oleh Sutradara Politikus Kotor”

Rapim Hak Angket, Ariady Arsal: Masih Ada Ruang Lobi-lobi

Yunus berpendapat bahwa jika ingin belajar sikap nasionalis, maka belajarlah ke Papua karena di Papua ada banyak suku yang hidup tanpa harus dicela dan dihina.

Ia juga meminta kepala daerah di Malang termasuk aparat bisa memahami jika ada aksi demo yang dilakukan anak-anak Papua.

“Kalau ada yang mau demo ya coba fasilitasi saja, jangan ditahan. Mereka yang demo adalah anak-anak Indonesia yang mencoba sampaikan aspirasi. Seharusnya pimpinan daerah di sana mengerti apalagi itu dijamin undang-undang. Jika ada hal yang tidak pantas ya tangani tapi jangan ada kekerasan,” pungkas Ketua DPRD Papua ini. (cp)

loading...