Pesawat Udara Dimonim Air Tergelincir di Bandar Mulai

Senin, 19 Agustus 2019 10:59

FAJAR.CO.ID, PAPUA – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, menyayangkan terjadinya insiden pecahnya ban pesawat udara Dimonim Air PK-HVL, type a/c : C208B milik PT Marta Buana Abadi di Bandar Udara Mulia di Pucak Jaya, Papua, pada Sabtu (17/8) lalu.Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti mengingatkan supaya kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi para operator penerbangan untuk meningkatkan keselamatan, keamanan dan pelayanan terhadap pengguna jasa transportasi udara.”Saya mengimbau kepada seluruh operator penerbangan untuk meningkatkan 3S + 1C (service, securty, service and compliance). Karena hal tersebut yang paling utama,” tegas Polanan.Terkait insiden tergelincirnya pesawat Dimonim Air, Ditjen Hubud melalui Otoritas Bandar Udara Wilayah X tengah melakukan koordinasi dengan aparat keamanan.

Politikus PDIP Imbau Umat Nasrani Tak Mudah TerprovokasiGubernur Papua: Setop Diskriminasi Mahasiswa PapuaRakyat Papua Marah dan Bikin Rusuh, Pemicunya Diduga IniDemonstran : Usut Ruko Perusda yang Dikuasai Kadir HalidMengasah Spiritual, Maba UMI Ikuti Pesantren Kilat di Pangkep

Adapun kronologi kejadian, pada waktu 03.30 UTC / 12.30 WIT, pesawat membawa sebanyak sembilan penumpang, pada jam 01:45 UTC, pesawat Demonim Air pada saat mendarat pesawat keluar dari runway 27 ke sebelah kiri landasan yang mengakibatkan roda depan pesawat masuk kedalam selokan sedalam 50 cm.Saat kejadian pesawat keluar runway dapat dilihat dari tower Bandara Mulia, setelah itu para petugas bandara (AVSEC dan PKP-PK) menuju ke TKP untuk membantu evakuasi penumpang dan pilot, semuanya dalam kondisi selamat saat di evakuasi.

Bagikan berita ini:
8
8
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar