Warga Rohingya Siap-siap Dipulangkan dari Bangladesh

Senin, 19 Agustus 2019 08:14

FAJAR.CO.ID, DHAKA– Pekan depan usaha repatriasi warga Rohingya dimulai. Pulang berarti berjudi mempertaruhkan nyawa jika represi kembali terjadi. Tak pulang, tak ada masa depan.Semua sedang dipersiapkan. Setidaknya begitulah klaim Direktur di Kementerian Kesejahteraan Sosial Myanmar, Min Thein. Lembaganya akan punya gawe besar pekan depan. Jika tak dibatalkan lagi. Yaitu, pemulangan para pengungsi Rohingya dari Bangladesh.“Kami sedang bersiap-siap. Membersihkan kamp transit dan menambah jumlah staf,” ujar dia seperti dikutip Dhaka Tribune.Kamp transit itu memang sudah lama kosong. Sebab, pemulangan pengungsi Rohingya juga sudah dua kali tertunda. Para pengungsi tak mau pulang. Mereka masih ketakutan. Pembantaian yang pernah mereka alami masih menyisakan trauma mendalam.PBB selama ini menyebut warga Rohingya sebagai orang-orang yang paling teraniaya sedunia. Dalam kerusuhan di Rakhine, mereka dibunuh, dianiaya, dan diperkosa secara brutal. Rumah-rumahnya pun dihancurkan.Rencananya kamp yang sedang dibersihkan itu dipakai untuk tempat tinggal sementara para pengungsi yang dipulangkan dari Bangladesh. Setelah dari kamp tersebut, mereka dimukimkan kembali di Rakhine. Lokasi permukimannya masih tanda tanya. Belum ada paparan yang jelas ke media. Yang jelas, rumah para penduduk Rohingya di pengungsian itu sudah rata dengan tanah. Entah itu dihancurkan atau dibakar dalam kerusuhan 2016-2017.

Bagikan berita ini:
6
8
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar