Film ‘Mulan’ Terancam Diboikot di Hong Kong

FAJAR.CO.ID-- Sejak awal merilis teaser perdana pada Juli lalu, proyek live-action "Mulan" banyak menuai kontroversi. Bahkan proyek yang diadaptasi dari animasi tahun 1998 ini sempat mendapat sambutan negatif dari warga Tiongkok.

Banyak yang mengklaim jika film "Mulan" nantinya justru tidak menghormati budaya Tiongkok karena ketidakakuratan sejarah yang terlihat di teaser yang baru dirilis.

Tak hanya itu, ada pula yang menilai bahwa versi live-action "Mulan" ini seakan dikhususkan untuk penonton Barat saja.

Yang terbaru, proyek live-action "Mulan" justru terancam akan diboikot di Hong Kong karena telah memicu kekesalan dari massa protes anti-polisi pro-demokrasi di negara tersebut. Hal ini berawal karena Liu Yifei selaku pemeran utama karakter Mulan baru saja turun langsung ke media sosial untuk menyuarakan dukungannya pada polisi Hong Kong.

"Aku mendukung polisi Hong Kong, kalian dapat menyerangku sekarang. Betapa memalukan untuk Hong Kong #IAlsoSupportTheHongKongPolice," tulis sang aktris dalam unggahannya di akun media sosial Weibo miliknya.

Alhasil, pernyataan Yifei ini langsung memicu protes dan pro-kontra. Bahkan ia dituding mendukung kebrutalan polisi Hong Kong serta penindasan pada demokrasi dan kebebasan. Tak hanya itu, tagar #BoycottMulan pun langsung ramai menjadi perbincangan di media sosial Twitter.

Sebagian besar netizen menyebut bahwa Yifei tak seharusnya ikut campur masalah ini, mengingat ia kini berkewarganegaraan Amerika. Meski demikian, ada pula banyak penggemar yang mendukungnya, terutama dari warga Tiongkok yang menyerukan dukungan pada Hong Kong.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad


Comment

Loading...